hero

EDITOR : OCTOBRYAN

21 Januari 2017, 15:05 WIB

BENGKULU, INDONESIA

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu menetapkan mantan Bupati Bengkulu Selatan Reskan Effendi sebagai tersangka terkait temuan narkoba di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud yang terjadi pada 20 Mei 2016 silam.

Kepala BNNP Bengkulu Komisaris Besar Benny Setiawan mengatakan, Reskan yang merupakan lawan politik Dirwan, menyuruh tiga tersangka lain yakni AM alias Mamat, PNS; KD alias Dani, PNS; dan DM alias Mawan untuk menaruh narkoba di ruang kerja bupati.

Keempat tersangka diamankan BNNP Bengkulu. (NET/Endro) 

"Keempatnya bersekongkol membeli narkotika dan menaruhnya disana," ujar Benny di Bengkulu, Sabtu, 21 Januari 2017.

Benny melanjutkan, motif tersangka menaruh narkoba di ruang kerja Dirwan Mahmud ialah hendak menggagalkan hasil Pilkada Kabupaten Bengkulu Selatan 2015 yang dimenangkan oleh lawan politiknya tersebut. 

"Motif Reskan Effendi kira-kira begitu, silakan dijabarkan sendiri," tuturnya.

Barang bukti narkotika. (NET/Endro)

Sementara itu, kuasa hukum Reskan Effendi, Humisar Tambunan mengatakan, kliennya mengakui perbuatan tersebut. Meski demikian, kliennya menolak disebut sebagai otak pelaku perbuatan itu.

"Ada oknum lain yang mempengaruhi klien saya untuk menjebak bupati," ujarnya di kantor BNNP.

Kantor Bupati Bengkulu Selatan. (NET\Endro)

Sementara itu Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud mengapresiasi kerja BNN yang mengungkap kasus narkoba yang dituduhkan miliknya. Menurutnya, hal itu memulihkan nama baik dan kepercayaan masyarakat kepada dirinya.

"Akhirnya, BNN bisa mengungkap ini, dengan beberapa orang telah ditahan dan dijadikan tersangka", kata Dirwan.

BACA JUGA:
Suaminya Selingkuh, Ini Kata Istri Bupati Katingan
Bupati Klaten Tersangka Suap Promosi Jabatan
Bayi Lima Bulan Positif Narkoba
Anggota TNI Serang BNN

Seperti diketahui secara mengejutkan anggota Badan Narkotika Kabupaten Bengkulu Selatan menggeledah ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud pada Senin 10 Mei 2015. BNN menemukan narkotika jenis Shabu dan Ekstasi dalam penggeledahan tersebut.

Pengeledahan dilakukan karena ada informasi masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan. Namun, dari hasil pemeriksaan terhadap Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, BNN telah menyatakan bahwa sang bupati terbebas dari narkoba.

ENDRO DWIRAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments