EDITOR : OCTOBRYAN

20 Januari 2017, 06:30 WIB

INDONESIA

Donald Trump mempunyai kedekatan dengan Indonesia. Bahkan Trump, yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha disebut memiliki dua proyek properti di Indonesia yaitu Bali dan Bogor.

Jejak bisnisnya di Indonesia dilakukan bersama dengan pemilik grup MNC sekaligus pemimpin Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesudibyo. 

Sejumlah media internasional memberitakan Hary sebagai “Donald Trump's Indonesian business partner.”, bahkan foto keduanya menjadi viral di media sosial ketika itu. 

Trump dan Hary Tanoe bersama istrinya. (MNC Group)
Trump dan Hary Tanoe bersama istrinya. (MNC Group)

Seperti dikutip dari The New York Times, Hary menceritakan memulai kemitraan dengan Trump pada 2015 itu ketika mencari rekanan membangun hotel. 

Menurut Hary, awalnya ia berhubungan dengan anak-anaknya sebelum Trump. "Mereka yang menjalankan perusahaan," ujarnya.

Hal tersebut diakui Trump, ia menyebut gurita bisnis propertinya kini mulai dikerjakan putra-putranya Eric dan Donald Jr. "Mereka berdua menjalankan peran sebagai eksekutif perusahaan," ujar Trump. 

Donald Trump Jr dan Eric Trump. (TRUMP ORGANIZATION)

Hubungan bisnis Hary dengan Trump makin erat, ini juga dibuktikan dengan keberangkatan Hary ke Amerika Serikat untuk menghadiri pelantikan Donald Trump, Jumat, 20 Januari 2017 di Washington DC.

"Betul, sudah berangkat dari hari Senin, diperkirakan akan hadir ke pelantikan Trump," ujar sumber NET.Z di lingkungan dekat Hary.

The New York Times juga memberitakan, melalui hubungan bisnis dengan Hary, Trump menjalin akses komunikasi dengan politisi papan atas di Indonesia yang kini menjabat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat, yaitu Setya Novanto (Ketua DPR) dan Fadli Zon (Wakil Ketua DPR).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dan Donald Trump saat kampanye. (AP)

Sejatinya, kepentingan bisnis tidak terlepas dari pengaruh kekuasaan. Bagi Setya, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat berdampak baik bagi Indonesia baik di sektor perdagangan, kelembagaan, dan diplomasi kedua negara.

"Saya mensyukuri tentu sebagai teman yang baik dengan kemenangan Donald Trump ini bisa menjadikan sesuatu yang sangat baik buat saya dan negara," ujar Setya saat diwawancarai NET.Z beberapa waktu lalu.

Setya mengklaim, Trump sangat mengapresiasi Indonesia sebagai negara dengan umat muslim terbesar. Ketua Umum Partai Golongan Karya ini juga menyebut Trump telah berjanji ingin melakukan investasi besar ke Indonesia.

"Banyak investasi mulai dari infrastruktur, pertahanan, dan industri pariwisata yang sudah dilakukan oleh Amerika Serikat," tuturnya. "Donal Trumph juga betul betul menghargai Indonesia sebagai negara Islam terbesar."

Bisnis Trump di dunia (TRUMP ORGANIZATION)

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut kemenangan politisi Partai Republik itu bakal membawa efek positif bagi Indonesia. Keuntungan bagi Indonesia terutama bagi segi bisnis, perdagangan, dan investasi lainnya.

"Kami punya hubungan baik secara institusional, banyak kepentingan kita juga kepentingan Amerika Serikat di Indonesia, kami bisa menegakkan hubungan baik antar kedua negara," ujarnya ketika diwawancarai NET.Z di gedung Parlemen.

FAdli Zon unggah swafoto bersama Donald Trump. (@Fadlizon)

Politikus Partai Gerindra ini sebelumnya memprediksi bahwa Trump berhasil meraih suara melebihi rivalnya Hillary Clinton. Sebab, pidato Trump mampu mempengaruhi publik AS.

"Kebijakan Partai Republik itu lebih ke arah domestik, ini menguntungkan," jelasnya.

Fadli melanjutkan, ia memprediksi Trump tidak akan turut campur dalam urusan luar negeri Indonesia. Sementara Hillary, kata fadli, saat menjadi Menteri Luar Negeri AS, ia terlibat sejumlah persoalan dengan negara lain, terutama negara-negara Arab.

"Karena tidak intervensi urusan dan campur tangan hak asasi manusia, separatisme, dan lain-lain," tuturnya.

BACA JUGA:
Putin Komentari soal Trump Sewa PSK di Rusia
Trump Ubah Peta Konflik Suriah
Transformasi Fashion Donald Trump dari Waktu ke Waktu
Biaya Pelantikan Trump Termahal di Dunia

Kendati Trump sudah melepaskan jabatannya di kerajaan bisnisnya dan menyerahkan itu kepada anak-anaknya, banyak kalangan menilai, langkah Trump tersebut tak secara otomatis menghilangkan potensi konflik kepentingan.

Selain di Indonesia, konflik kepentingan lainnya adalah hubungan bisnis Trump dengan pengusaha Arab, pengusaha Cina, dan lainnya.

Namun melalui Twitternya Desember lalu, Donald Trump berjanji ia tidak akan membuat kesepakatan bisnis baru selama menjadi presiden. Trump juga sudah berkoar tidak akan mengambil gaji sebagai presiden sebesar $ 400 ribu dolar atau sekitar Rp 5,3 miliar per tahun.


THE NEW YORK TIMES | YASSED SATRIA | AZ-ZAHRA

10

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments