hero
Sejumlah demonstran menuntut pemerintah AS membebaskan Chelsea Manning. (INDEPENDENT)

EDITOR : REZA ADITYA

18 Januari 2017, 19:00 WIB

AMERIKA SERIKAT

Presiden Amerika Serikat Barack Obama memberikan grasi kepada Chelsea Manning, terpidana kasus pembocor dokumen rahasia ke WikiLeaks. Manning sebelumnya dihukum selama 35 tahun penjara sejak vonis pengadilan pada Agustus 2013. 

Dia ditahan sejak tahun 2010 di penjara Fort Leavenworth. Secara yuridis, Manning bebas pada tahun 2024 dengan pertimbangan pemberian remisi dari pihak lembaga pemasyarakatan. Namun, atas grasi Obama, dia menghirup udara segar  pada 17 Mei 2017.

"Ini merupakan bentuk dari pemberian grasi di pengujung jabatan Obama, " kata Dewan Penasihat Gedung Putih Neil Eggleston, seperti dilansir Independent, Rabu, 18 Januari 2017.

Mantan analis intelijen militer AS, Bradley manning. (REUTERS)

 

 

Perempuan transgender berusia 29 tahun itu merupakan bekas analis intelijen militer Negeri Paman Sam yang membocorkan lebih dari 700 ribu dokumen ke WikiLeaks. 

Manuskrip yang dibocorkan itu di antaranya adalah catatan agresi militer tentara AS di Irak pada tahun 2010. Selain itu, dokumen rahasia militer AS dengan beberapa negara lainnya juga diberikan Manning kepada WikiLeaks.

Dia terlahir sebagai pria dengan nama asli Bradley Manning. Namun saat usianya beranjak dewasa, dia memilih mengubah kelaminnya menjadi seorang perempuan dan mengganti nama depannya dengan Chelsea.

Bradley Manning saat mengubah dirinya menjadi transgender dan mengganti namanya menjadi Chelsea Manning. (REUTERS)

 

Saat ditangkap dan dijebloskan ke penjara oleh militer AS pada tahun 2010, Manning mengakui perbuatannya membocorkan sejumlah dokumen  ke situs yang mempublikasikan dokumen rahasia itu. 

Alasannya, "Untuk memberikan pemahaman kepada publik bahwa dampak perang sangat berbahaya," ujar Manning, pada saat itu. Dia juga mengaku tindakannya itu sebagai bentuk penyelamatan umat manusia dari rencana militer negaranya.

Selama di dalam bui, Manning tercatat sebanyak dua kali melakukan percobaan bunuh diri. Beruntung, niatnya itu digagalkan sipir penjara militer Fort Leavenworth, Kansas. 

Neil mengatakan selain Manning, Obama juga memberikan keringanan hukuman bagi 209 terpidana lainnya. "Karena Presiden menilai bahwa pemberian grasi bisa mengubah individu seseorang untuk tidak melakukan tindak kejahatan lagi," ujar dia.

Pendiri WikiLeaks, Julian Paul Assange, mengapresiasi pemberian grasi Obama kepada sang pembocornya. "Keberanian dan kegigihan kalian membuat hal mustahil menjadi nyata."

INDEPENDENT | TELEGRAPH | BBC | AP

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments