hero
Pengibaran bendera merah putih di Kompleks Sekretariat Negara, 2016. (SETKAB)

EDITOR : TITO SIANIPAR

18 Januari 2017, 16:55 WIB

INDONESIA

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan ikut berkomentar soal bendera merah putih yang bertuliskan huruf Arab. Bendera itu dibawa pada demo Front Pembela Islam di Mabes Polri.

"Ya tidak boleh," kata Zulkifli di kompleks parlemen Senayan, Rabu, 18 Januari 2017. Ia mendorong kasus itu dibawa ke hukum. "Teknis hukumnya saya tidak mengerti," ujarnya.

Massa FPI berdemo di depan Markas Besar Polri pada Senin, 18 Januari 2017 lalu menuntut pencopotan Kepala Polda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan. Dalam demo itu, ada peserta yang membawa bendera merah putih bertuliskan huruf Arab.

Bendera merah putih bertuliskan Arab di demo FPI. (YOUTUBE)

Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian berniat menelusuri insiden itu. Pasalnya, menurut Tito, bendera sebagai lambang negara tidak boleh diperlakukan dengan tidak baik. "Termasuk membuat tulisan di atas bendera merah putih," ujarnya.

Senada dengan Tito, Zulkifli juga berpandangan bahwa hal itu tidak pantas dilakukan. "Pokoknya yang bertentangan dengan Pancasila tidak boleh ada di negeri ini. Apa saja," kata Zulkifli.

"Siapapun ormasnya, saya tidak mengatakan ormas tertentu, di negeri ini tidak boleh bertentangan dengan konstitusi dan Pancasila," kata pilitikus Partai Amanat Nasional ini.

DEDE ROHALI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments