hero
Massa dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Bandung melakukan aksi unjuk rasa terkait kasus pelecehan Pancasila dan pelecehan budaya Sunda di depan Mapolda Jabar, di Bandung, Jawa Barat.

EDITOR : OCTOBRYAN

15 Januari 2017, 17:15 WIB

KABUPATEN CIAMIS, INDONESIA

Belum selesai kasus pembakaran kantor ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia di Bogor, perusakan kantor GMBI juga terjadi di Ciamis, Jawa Barat. 

Belasan anggota kepolisian Polres Ciamis masih berjaga di gedung sekretariat GMBI di Jalan Taman Makam Pahlawan Desa Panyingkiran, Ciamis pasca pengrusakan yang dilakukan oleh sekelompok massa, Jumat, 13 Januari lalu. 

Markas GMBI Ciamis pascapengrusakan. (NET/Yoppi)

Kepala Bagian Operasional Polres Ciamis Komisaris Teddy Wijaya mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang kembali, pihaknya menetapkan siaga satu di wilayah hukum Ciamis.

"Kami menetapkan status siaga satu dan melakukan pengamanan di beberapa tempat yang dianggap sebagai basis ormas," ujar Teddy, Minggu, 15 Oktober 2017.

Polisi jaga markas GMBI pasca pengrusakan. (NET/Yoppi)

Motif pengrusakan ini, kata Teddy, diduga berawal oleh kericuhan yang terjadi di Bandung, Jawa Barat usai Ketua FPI Rizieq Shihab menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat.

"kami menduga ini masih ada kaitannya dengan kericuhan yang terjadi di Bandung usai tokoh FPI diperiksa. Imbasnya sampai ke Ciamis," tambahnya.

Polres Ciamis tetapkan status siaga satu. (NET/Yoppi)

Hingga kini, pihaknya telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan dalam penyelidikin kasus ini. Ia menghimbau, para tokoh dari kedua kelompok itu bisa menjaga situasi Ciamis untuk tetap kondusif.

"Kami lakukan pendekatan pada tokoh dua organisasi itu supaya Kabupaten Ciamis ini aman dan tentram," pungkasnya.

Sebelumnya, sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia Ciamis diserang massa. Meski tidak ada korban jiwa namun tiga buah motor milik anggota ormas dan sejumlah kaca bangunan dirusak.

BACA JUGA:
Polisi Tetapkan 12 Tersangka Pembakaran Markas Ormas Anti-FPI
Ditanya Soal pemeriksaan, Ini Kata Rizieq
Polisi Dorong FPI dan Anti FPI Saling Lapor
Sukmawati: Rizieq Tidak Jantan

Sementara itu di Ciampea, Bogor, Jawa Barat, 20 puluh massa yang diduga anggota Front Pembela Islam membakar kantor sekretriat GMBI. 

Penyidik Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, kemudian menetapkan 12 dari 20 pelaku yang diduga merusak markas sebagai tersangka dan menahannya di Polres Bogor.

"Setelah melakukan pemeriksaan, akhirnya kami menahan dan menetapkan pelaku sebagai tersangka," kata Kapolres Bogor AKBP Andi M. Dicky, Sabtu, 14 Januari 2017. Dicky mengatakan sebagian dari mereka masih berusia di bawah umur.

YOPI ANDRIAS
  

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments