hero
Ira Koesno, moderator debat calon gubernur DKI Jakarta. (DOK PRI)

EDITOR : TITO SIANIPAR

14 Januari 2017, 00:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Debat perdana calon gubernur DKI Jakarta berlangsung lancar dipandu atau dimoderatori oleh Ira Koesno. Ketiga pasang calon gubernur memaparkan program dan berdebat secara baik.

Dari debat pertama ini, ada hal menarik yang dilakukan Ira Koesno ketika memimpin acara. Hal itu terjadi di awal acara, ketika Ira menyatakan ingin mengecek suhu tangan para calon.

"Apakah lebih dingin tangan saya atau pasangan calon," kata Ira di hadapan ketiga calon gubernur dan hadirin di Ruang Birawa, Hotel Bidakara, Jumat, 13 Januari 2017.

Ira kemudian jalan menyalami satu persatu, mulai dari pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni. "Tangannya Pak Agus dingin ini," kata Ira diikuti sorai penonton.

Ira ketika menyalami pasangan calon nomor 1.

Giliran menyalam Basuki Tjahaja Purnama, Ira mengatakan, "Pak Ahok hangat." Demikian juga ketika menyalami Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan. "Ini juga hangat ini," tutur Ira.

Tangan dingin didapati Ira ketika menyalam Sandiaga Uno sebagai orang terakhir yang disalamnya. "Mas Sandi ini, dingin," kata Ira. "Jadi kompilasi dingin dan hangat," kata dia.

Sebelum debat, perempuan bernama lengkap Dwi Noviratri Koesno ini mengatakan ia diberikan peran yang leluasa oleh KPU DKI Jakarta dan panelis. "Sehingga paling tidak, ada warna," kata Ira kepada NET.

Ira Koesno. (NET/Rebecca)

Pengecekan suhu tangan di awal debat adalah salah satu cara Ira memberi warna pada debat calon gubernur kali ini. Mantan presenter ini pernah tenar dengan istilah 'cabut gigi'.

Ketika itu, pada 1998, Ira mewawancarai Menteri Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaatmadja. Sang narasumber menggunakan istilah mencabut gigi yang diartikan agar Presiden Soeharto mundur.

Akibatnya Ira sempat 'dihukum' tidak tampil membawa acara berita beberapa hari. Ia juga dipanggil oleh pemegang saham SCTV, tempatnya bekerja, dan keluarga Cendana.

Suasana jelang debat calon gubernur Jakarta. (NET/Oswald)

Dalam memandu debat calon gubernur DKI Jakarta, Ira memastikan ia bersikap netral. "Buat saya, netralitas itu adalah sesuatu yang mutlak," kata perempuan 47 tahun itu.

Menurut Ira, apa yang dilakukannya memoderatori debat dengan netral adalah amanat yang harus dijaga. "Karena melakukan sesuatu pasti tidak mungkin menyenangkan semua pihak," kata dia.

TIM LIPUTAN NET

5

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments