hero
Sejumlah mahasiswa dari BEM se-Jabodetabek membakar keranda pada "Aksi 121". (ANTARA)

EDITOR : OCTOBRYAN

13 Januari 2017, 01:00 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Massa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia menuntut Presiden Joko Widodo mundur dari jabatannya jika tidak memenuhi tuntutan aksi.

Beberapa tuntutan itu berbunyi turunkan kenaikan tarif Penghasilan Negara Bukan Pajak Polri, tarif listrik golongan 900 VA, dan kenaikan harga bahan bakar minyak.

Sejumlah mahasiswa dari BEM se-Jabodetabek melakukan "Aksi Bela Rakyat" di Jalan Medan Merdeka utara, Jakarta Pusat. (ANTARA)

Mahasiswa yang melakukan demo sejak pagi bersikeras bertahan di depan Istana hingga malam hari meminta presiden menemui dan penuhi tuntutan mereka.

Merespons permintaan mahasiswa, Jokowi kemudian mengutus Staf Kepresidenan menemui mereka.

Mahasiswa membawa keranda sebagai simbol kekecewaan terhadap pemerintah. (NET/Ivan)

"Kami berdialog dengan mahasiswa, kemudian ada empat poin yang disepakati bersama," kata Staf Kepresidenan Eko Sulistyo di Istana Negara, Kamis, 12 Januari 2017.

Eko menjelaskan, poin kesepakatan yang ditandatangani bersama mahasiswa merupakan kontrak politik pemerintah terhadap tuntutan massa aksi.

Mahasiswa gelar aksi teaterikal di Istana Negara. (NET/Ivan)

"Di lapangan kita butuh feed back sebetulnya, apakah ditemukan pelanggaran atas kebijakan yang dikeluarkan pemerintah," tuturnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa Bagus Tito Wibisono mengatakan, dalam kesepakatan itu pemerintah menjamin tidak akan terjadi kelangkaan BBM bersubsidi di seluruh Indonesia. 

Pemerintah naikan harga bbm non-subsidi. (ANTARA)

Pemerintah juga menjamin kenaikan harga BBM non-subsidi tidak akan berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.

Pemerintah, lanjut Bagus, juga menjamin kenaikan tarif dasar listrik golongan 900 VA dilakukan untuk kepentingan rakyat dan tepat sasaran. Jika tidak tepat sasaran, hal itu dapat dilaporkan ke PLN dan akan mendapat subsidi. 

Warga melakukan isi ulang pulsa listrik di salah satu rusun saat pemerintah cabut subsidi listrik 900 watt secara bertahap mulai bulan Januari. (ANTARA)

Soal tarif pengurusan STNK dan BPKB dilakukan untuk meningkatkan pelayanan di kepolisian. Jika ada pelayanan yang tidak sesuai dapat dilaporkan.

“Ini adalah janji mereka, bila tidak dipenuhi, kita akan bawa ke Sidang Istimewa MPR. Karena memang dasar landasannya adalah kesejahteraan yang belum merata dan belum dirasakan oleh banyak pihak", kata Bagus. 

BACA JUGA:
Ketika Istana Bogor Dibuat Mangkal PKL
Having Fun di Istana Ternyata Menyenangkan!
Para Milenials Ini 'Rebutan Tempat' Saat Upacara di Istana
Kata Jokowi soal Mahalnya Harga Cabai

Meski begitu massa mahasiswa yang tidak puas dengan isi kontrak politik mulai melakukan aksi bakar-bakaran. Namun aksi tersebut berlangsung kondusif hingga massa aksi membubarkan diri.

Hari ini, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI turun ke jalan. Mereka secara serentak berniat menyampaikan pendapatnya di 19 daerah yang ada di seluruh Indonesia.  Aksi itu diberi nama Bela Rakyat 121.

YUSUF REZA | MAYFREE SYARI

7

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments