Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq (kiri) mendatangi Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan. (ANTARA)

EDITOR : OCTOBRYAN

12 Januari 2017, 23:50 WIB

BANDUNG, INDONESIA

Ketua Front Pembela Islam Rizieq Shibab membantah telah melakukan penodaan dan penghinaan terhadap Pancasila seperti yang dituduhkan Sukmawati Soekarnoputri.

"Saya kritik Bung karno iya, tapi saya tidak menodai Pancasila," ujarnya usai menjalani pemeriksaan selama 5 jam di Polda Jawa Barat, Kamis, 12 Januari 2017.

Rizieq Shibab usai diperiksa Polda Jawa Barat. (NET/Anggi)

Rizieq menjelaskan, selama menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar ia lebih banyak ditanya mengenai soal tesis ilmiah pasca sarjana berjudul 'Pengaruh Pancasila Terhadap Syariat Islam di Indonesia' di University Malaya, Malaysia.

Dalam pemeriksaan, Rizieq tidak memungkiri bahwa tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mengusulkan nama Pancasila sebagai dasar negara. Namun, usulan itu ditolak oleh ulama dalam rapat karena Bung Karno meletakkan Sila Ketuhanan pada sila kelima. 

Habib Rizieq mengaku lebih banyak ditanya mengenai tesis soal Pancasila. (NET/Anggi)

"Bung Karno kemudian menerima usulan ulama agar Sila Ketuhanan diletakkan pada sila pertama," jelasnya. "Piagam Jakarta 22 juni 1945 sebagai satu kesatuan konstitusi yang tidak terpisahkan itulah Pancasila yang sesungguhnya."

Ia kemudian menyerahkan penyelidikan kepada polisi. Dirinya, tidak keberatan apabila suatu saat dipanggil kembali oleh Polda Jawa Barat untuk dimintai keterangan.

Habib Rizieq tidak keberatan dimintai keterangannya lagi oleh Polda Jawa Barat. (NET/Anggi)

"Hasil penyelidikan itukan wewenang polisi, mereka akan mempelajari keterangan yang saya sampaikan tadi," tambahnya.

‎Dia menambahkan, akan berencana melaporkan balik Sukmawati karena melakukan pencemaran nama baik serta mempersoalkan tesis ilimiahnya. Rizieq juga menyesalkan tindakan Polda Jawa Barat yang menerima laporan tersebut.

"Yang kemudian ceramah saya di lapangan Gasibu diedit, dipotong, kemudian dilaporkan Sukmawati sebagai pencemaran nama baik pada Bung Karno. Ini gak betul saya kira tesis diperkarakan," pungkasnya.

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charlian akan memanggil sejumlah saksi lain dalam kasus tersebut. (NET/Anggi)

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charlian mengatakan, selama pemeriksaan, imam besar FPI itu tidak kooperatif menjawab 22 pertanyaan yang diajukan penyidik.

Ia menjelaskan. pihaknya akan segera melakukan gelar perkara terhadap mengenai dugaan kasus penodaan lambang negara. 

Ia menuturkan pimpinan ormas FPI tersebut tidak mengakui telah melakukan tindakan penodaan lambang negara serta video yang menjadi barang bukti atas kasus tersebut telah diedit.

Massa FPI geruduk Polda Jawa Barat. (NET)

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan tidak mengakui bahwa itu bukan perkataannya, bisa saja gambar tersebut diedit," ujarnya.

Mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri itu menuturkan, hingga kini sudah 10 orang saksi dipanggil termasuk Sukmawati Soekarnoputri.

Massa GMBI geruduk Polda Jawa Barat. (NET/Anggi)

"Kami agendakan pemeriksaan lagi dan konfrontir dengan saksi yang mengetahui di Gasibu," jelasnya.

Proses pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Jawa Barat, Kota Bandung juga diwarnai kericuhan. Gesekan antara massa FPI dengan massa Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia tidak terelakan. 

Polisi halau massa yang terlibat ricuh. (NET/Anggi)

Hal tersebut dipicu oleh rusaknya sebuah motor milik massa GMBI yang dilakukan oleh massa FPI. Hal itu kemudian dibalas dengan pengrusakan satu buah mobil milik FPI yang terparkir tidak jauh dari pintu gerbang Polda Jawa Barat.

Kemacetan tidak terhindarkan, ratusan kendaraan dari di Bundaran Cibiru menuju perempatan Gedebage-Ujungberung atau sebaliknya tertahan.
 
Sementara itu, aparat Brimob dan Dalmas terus merangsek dan menyemprotkan gas air mata untuk membubarkan massa.

ANGGI PUTRA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments