EDITOR : OCTOBRYAN

11 Januari 2017, 01:10 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Jenazah Syaiful alias Agus langsung dimasukkan ke dalam lemari pendingin ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Sepak terjangnya sebagai perampok berakhir setelah dua peluru milik polisi menembus dadanya. 

Pria bertato itu memang dikenal sebagai perampok sadis, ia tidak segan melukai korbannya saat melakukan kejahatan. Terakhir, ia bersama empat komplotannya membacok Agus Nurjaman, satpam SPBU Jatiwarna Bekasi yang hendak menyetor uang Rp 300 juta ke bank.

Jenazah pelaku perampokan di RS Polri, Kramat Jati. (NET) 

"Tiga orang kami amankan, dua orang lain masih pengejaran," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Argo Yuwono di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa, 10 Januari 2017.

Sebelum ditembak, jelas Argo, pelaku berupaya melakukan perlawanan kepada petugas saat diminta menunjukkan tempat persembunyian pelaku lainnya. 

Pelaku bawa kabur uang Rp 300 juta milik SPBU Bekasi. (ISTIMEWA)

"Agus merupakan kapten sekaligus eksekutor terhadap korban," tambahnya.

Argo melanjutkan, petugas kemudian mendapatkan dua kawan Syaiful lainnya di Jakarta Utara bernama Saini dan Somad. 

Untuk Saini sendiri, kata Argo, bertugas sebagai tim survei yang memantau kapan saja orang SPBU itu menyetorkan uang. Sementara Somad, bertugas memboncengi Syaiful dan menendang korban hingga tersungkur. “Begitu jatuh, Syaiful yang langsung membacok korban,” ungkapnya.

Pelaku perampokan SPBU Bekasi terekam CCTV. (ISTIMEWA)

Usai melancarkan aksinya, pelaku kemudian membagikan uang hasil kejahatan. "Untuk perampokan SPBU itu, Syaiful dapat Rp 100 juta, sedangkan pelaku lain mendapat Rp 50 juta," jelasnya. "Uang hasil perampokan juga dibelikan emas agar tidak hartanya tidak cepat habis."

Sebelumnya, peristiwa perampokan terhadap Agus Nurjaman terjadi di Jalan Raya Hankam, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, Selasa, 3 Januari 2017. 

Ketika itu, Korban yang membawa uang hasil penjualan SPBU sebesar Rp 300 juta berangkat dari arah Jatiwarna menuju Bank BCA di Pondok Gede mengendarai sepeda motor. Tidak jauh dari SPBU, tiba-tiba korban dipepet pelaku bersenjata celurit dan golok.

NOVA YULHENDRI

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet"
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet"
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments