hero

EDITOR : PUTU DYAH

7 Januari 2017, 17:05 WIB

INDONESIA

Waktu istirahat malam tiba, pastinya yang kita harapkan adalah kamar tenang, ranjang nyaman dan jam tidur yang cukup. Tapi enggak sedikit dari kita yang punya masalah terkait pola dan kualitas tidur.

Ternyata apa yang kita lakukan di siang hari berdampak besar pada kualitas tidur di malam hari. Ada juga kebiasaan-kebiasaan kecil yang berpengaruh pada jam biologis kita. 

Berikut tujuh aktivitas yang perlu kamu hindari untuk mendapat pola tidur yang berkualitas: 

1. Mematikan alarm

Saat alarm berbunyi, biasanya kita langsung refleks mematikan. Tapi ada juga yang menunda bangun dengan menekan tombol snooze. Aktifitas ini sebaiknya kamu kurangi. Sebab bisa mengakibatkan siklus tidur yang berubah. Walau kamu cuma menunda alarm sepuluh menit, jam biologis bisa terganggu seharian.

2. Menghindari sinar matahari

Sinar matahari adalah alarm alami untuk bangun tidur. Tapi kalau kamu menjauh dari sinar matahari dampaknya siklus tidur bisa terganggu.

Cahaya alami ini membantu pengaturan ulang irama circadian. Irama ini adalah siklus harian atau pola jam tubuh selama 24 jam. Jadi kalau matahari tenggelam dan mulai gelap, tubuh kita akan diingatkan kalau waktu tidur sudah mendekat. 

3. Terlalu banyak menatap ponsel

Di antara kita banyak yang enggak bisa lepas dari gadget seperti ponsel dan tablet. Padahal ada banyak penelitian yang menyebutkan kalau terlalu lama menatap layar ponsel bisa mempengaruhi tidur. Hal ini disebabkan terganggunya produksi melatonin, yaitu hormon yang membuat kita mengantuk. 

Gangguan ini bukan cuma terjadi kalau kita bermain ponsel menjelang tidur. Terlalu banyak melihat layar ponsel di siang hari sangat mempengaruhi kualitas tidur di malam hari.

4. Terlalu banyak minum manis

Kamu suka minum teh,  kopi atau cokelat manis? Kalau mau tidur nyenyak, sebaiknya kurangi konsumsi makanan dan minuman manis karena berpengaruh pada jam tidur. 

Hal ini ditunjukkan lewat penelitian yang diikuti 18.779 responden dewasa. Sebanyak 21% responden, banyak mengonsumsi gula dan kafein. Akibatnya mereka hanya memiliki jam tidur sebanyak lima jam sehari. Sisanya, responden yang sedikit makanan dan minuman manis, memiliki jam tidur tujuh sampai delapan jam sehari. 

5. Merokok

Sama seperti kafein, nikotin pada rokok adalah zat stimulan. Senyawa ini bisa membuat pengisapnya terjaga sepanjang malam. 

Hasil penelitian menyebutkan, pola tidur perokok empat kali lebih bermasalah dibanding mereka yang tidak merokok. Dari setiap batang rokok bisa menghilangkan waktu tidur selama 1 menit 20 detik.

6. Makan atau bekerja di ranjang

Apa kamu suka ngemil sambil menonton DVD dari tempat tidur? Atau malah ada yang mengerjakan tugas di ranjang kamarnya? Well, sebaiknya kamu mulai mengurangi kebiasaan ini. 

Rutinitas tersebut bisa membuat otak dan tubuh kita berpikir kalau ranjang adalah tempat bekerja. Jadi latihlah tubuh dan pikiran kita agar memahami kalau ranjang adalah tempat beristirahat. 

7. Terlalu banyak bermalas-malasan

Kalau lagi libur, kamu lebih memilih olahraga atau bermalas-malasan? Survei dari National Sleep Foundation di Amerika Serikat menunjukkan, kualitas tidur orang yang rutin berolahraga lebih baik dari yang tidak olahraga.

Kebiasaan kecil seperti duduk, juga bisa berpengaruh lho. Mereka yang duduk kurang dari enam jam sehari, kualitas tidurnya lebih baik dari mereka yang duduk lebih dari 10 jam.  Jadi, jangan malas bergerak ya guys!

HUFFINGTON POST

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet"
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet"
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments