hero
Endang Susilawatie, istri Bupati Katingan Ahmad Yantenglie. (NET/Topan)

EDITOR : REZA ADITYA

7 Januari 2017, 14:30 WIB

KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah memanggil Endang Susilawatie, istri Bupati Katingan Ahmad Yantenglie. Endang diperiksa terkait kasus dugaan perselingkuhan suaminya dengan Farida Yeni.

"Kami menanyakan sejauh mana istrinya itu mengetahui hubungan suaminya, apakah menikah lagi atau bagaimana," kata Direktur Reskrimum Polda Kalimantan Tengah Komisaris Besar Gusde Wardhana," Sabtu, 7 Januari 2017.

Gusde mengatakan Endang ini juga merupakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Namun dia emoh menjelaskan lebih detil terkait materi pemeriksaan Endang terkait kasus asmara suaminya.

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menggunakan topi usai diperiksa di Polda Kalteng. (NET/Topan)

 

Endang, usai diperiksa mengatakan bahwa kedatangan dan pemeriksaannya ini sekaligus memberikan dukungan kepada suaminya. "Ini cobaan yang sedang kami hadapi, beruntung suami saya tegar," ujar dia.

Dia juga mengaku pascainsiden ini, hubungan dengan suaminya tetap harmonis. Endang tidak mempermasalahkan kasus yang menimpa suaminya.

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie tertangkap tangan sedang berselingkuh dengan Farida Yeni. Farida ini merupakan istri dari seorang anggota polisi di Kalimantan Tengah, Ajun Inspektur Dua Sulis Heri.

Terungkapnya perbuatan seleweng ini setelah Sulis menelusuri keberadaan istrinya yang mangkir saat bertugas di Rumah Sakit  Mas Amyar, Katingan.

Sulis menuju sebuah rumah di kawasan Jalan Nangka, Kasongan. Di sana, dia menemukan istrinya sedang bergelut tubuh mesra tanpa sehelai busana dengan Yantenglie.

TOPAN SETIAWAN

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments