hero
Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull dalam sebuah konferensi. (REUTERS)

EDITOR : REZA ADITYA

6 Januari 2017, 14:00 WIB

AUSTRALIA

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull berharap penghentian kerja sama militer dengan Indonesia tidak sampai berlarut-larut. Dia mengatakan negaranya tetap berkomitmen untuk memperkuat hubungan pertahanan kedua negara di berbagai bidang.  

"Saya harap ini bisa diselesaikan sesegera mungkin," kata Turnbull, Jumat, 6 Januari 2017. "Saya mengakui dan menghargai komitmen Presiden Widodo untuk kemitraan strategis antara kedua negara dan menghargai persahabatan pribadi kita."

Turnbull masih menganggap Indonesia adalah sahabat baik. Dia tidak ingin permasalahan terkait materi pembelajaran tentara Australia di Pangkalan Militer Campbell, Perth, menjadi akhir dari hubungan dua negara yang saling berdekatan itu.

Kedekatan Jokowi dan Turnbull di Pasar Tanah Abang pada November 2015. (REUTERS)

 

Sebelumnya, pemerintah Indonesia menghentikan sementara kerja sama militer dengan Negeri Kanguru setelah Komando Pasukan Khusus (Kopassus) berlatih bersama pasukan komando Australia di Campbell.

Pada saat itu, seorang instruktur Kopassus Letnan Satu Irwan Maulana menemukan materi dalam pelatihan mliter tersebut yang menghina Indonesia. Materi itu dianggap merendahkan Pancasila.

Materi pendidikan itu juga memasukkan pelanggaran hak asasi oleh TNI di Timor Leste dan Papua, termasuk soal Sarwo Edhie Wibowo yang dituduh terlibat pembantaian massal.

Turnbull berhanji akan menginvestigasi soal materi pengajaran di sekolah militer tersebut. Hasil investigasi juga akan diumumkan dalam waktu dekat.

REUTERS

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments