hero
PKL mangkal di Istana Bogor. (Biro Pers Istana)

EDITOR : OCTOBRYAN

5 Januari 2017, 01:35 WIB

KOTA BOGOR, INDONESIA

Ada pemandangan berbeda di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu, 4 Januari 2016. Balkon megah halaman belakang istana dihiasi deretan gerobak pedagang kali lima. 

Dentang spatula pedagang nasi goreng, asap dari panggangan pedagang sate, dan uap panas panci pedagang skuteng jadi kombinasi unik menghiasi makan siang presiden, menteri kabinet, staf kepresidenan, dan jurnalis usai rapat sidang kabinet paripurna yang membahas program-program pemerintah di tahun 2017.

PKL mangkal di Istana Bogor. (Biro Pers Istana)

"Bapak Jokowi secara khusus ingin menyajikan makanan itu kepada tamunya di Istana Bogor," ujar Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Protokol Istana Kepresidenan Bogor Endang Sumitra, Rabu, 4 Oktober 2017.

Pedagang yang menggunakan baju batik sibuk melayani pesanan tamu. Begitu juga sebaliknya, tamu tampak menikmati makanan yang disajikan tersebut. Bahkan, sebagian besar memuji kelezatan makanan yang dibuat oleh pedagang kaki lima itu.

Presiden Joko Widodo gelar rapat paripurna di Istana Bogor. (Biro Pers Istana)

"Ini rasanya enak," ujar Menteri Tenaga Kerja Hanif Dahiri saat mencicipi nasi goreng buatan Nurhadi.

Mendengar masakannya dipuji menteri, pedagang yang sudah berjualan selama belasan tahun di pinggir jalan depan Balai Kesehatan Tentara Bogor ini mengelus dada tanda bersyukur.

"Alhamdulillah, senang sekali bisa dipanggil ke Istana Bogor," ujar pria berusia 50 tahun ini.

Presiden Joko Widodo gelar rapat paripurna di Istana Bogor. (Biro Pers Istana)

Sejatinya, pedagang kaki lima juga ingin makanannya bisa dicicipi oleh pejabat sekelas menteri. Nanik, pedagang skuteng sejak tahun 2011 ini mengungkapkan hal yang sama. Ia pun memupuk harap kepada Presiden Jokowi untuk bisa mengundangnya lagi ke istana.

"Ini baru kali ini saya diundang. Senang sekali kita bisa dipanggil ke istana. Jarang kita bisa ke istana seperti ini. Semoga semakin banyak pedagang lainnya yang dipanggil langsung Pak Presiden," ujarnya riang.

Curhat Nanik cuma sebentar, sebab ia harus kembali berjibaku melayani permintaan tamu, uap panas kembali mengepul dari panci skutengnya.

Untuk diketahui, bukan kali ini saja Jokowi mengundang para pedagang kaki lima untuk menyajikan konsumsi di Istana Kepresidenan Bogor. Saat mengundang sejumlah anak yatim piatu untuk berbuka puasa bersama pada Ramadhan lalu, diketahui bahwa konsumsi buka puasa yang disajikan saat itu juga disiapkan oleh sejumlah pedagang kaki lima.

TIM LIPUTAN

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Ikutan "Om Telolet Om"
Senangnya Ernest Prakasa Saat Kaesang Mau Main di Filmnya
Kaos Dalam, Oleh-oleh Jokowi untuk Anak-anaknya
Presiden Jokowi Orasi di Monas

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments