hero
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan menunjukkan barang bukti rekaman CCTV kejadian Pulomas , Kamis, 5 Januari 2017. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

5 Januari 2017, 20:15 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengungkapkan kronologi pembunuhan komplotan Ramlan Butar-butar di rumah Dodi Triono, di Pulomas, Jakarta Timur. Iriawan mengatakan komplotan itu melancarkan aksinya selama 14 menit.

"Perampokan disertai penyekapan telah kami ungkap maksimal dengan barang bukti dan tersangka yang ada," kata Iriawan di kantornya, Kamis, 5 Januari 2017.

Iriawan menekankan bahwa peristiwa tersebut murni perampokan yang mengakibatkan kematian. "Bukan motif pembunuhan," ujar alumnus Akademi Kepolisian lulusan tahun 1984 itu.

 

Dari tayangan beberapa closed circuit television (CCTV) di rumah Dodi, diketahui Ramlan cs beraksi pada Senin, 26 Desember 2016 sekitar pukul 14.00 WIB.

Komplotan terlihat mengendarai kendaraan Suzuki Ertiga berwarna putih dan berhenti di depan gerbang rumah Dodi. Ius Pane, salah anggota kawanan penjahat itu turun dahulu dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah mewah itu dengan mudah.

"Karena pintu gerbangnya tidak dikunci," kata Iriawan. Setelah itu, Ius disambut oleh Yanto, sopir Dodi. Dia langsung menodongkan pistol airsoft gun ke arah Yanto.

Pria yang ditangkap di Medan, Sumatera Utara pada 1 Januari 2017 itu mendesak Yanto membuka pintu bagian rumah lainnya agar komplotan dapat masuk dengan leluasa. Pada saat itu juga Ramlan, selaku kapten penjahat turun dari mobil.

Disusul Erwin Situmorang. Sedangkan satu pelaku, Alfin Sinaga menanti di mobil. Ramlan, Erwin dan Ius dengan mudahnya masuk ke dalam ruang tamu rumah Dodi.

Yanto masih ditodong di dalam ruang tamu itu. Tak berapa lama, Santi, pembantu rumah itu keluar dari arah kamar mandi. Disusul Amalia dan Gemma dari lantai dua. Mereka kaget melihat ada tiga orang asing yang menodong Yanto.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan (kedua kanan) menunjukkan tersangka Ridwan Sitorus. (ANTARA)

 

Komplotan perampok itu kemudian berteriak memanggil pembantu lainnya yang sebelumnya terlihat bersembunyi di kamar mandi. Dua pekerja rumah tangga itu adalah Fitriana dan Emi.

Semuanya kemudian dimasukkan ke dalam toilet berukuran 1,5 meter x 1,5 meter kecuali Santi. Ius memaksa Santi menunjukkan kamar majikannya di lantai dua.

Bukannya menunjukan kamar Dodi, Santi malah berbelok ke kamar Zanette Kalila yang di dalamnya juga sedang ada Diona Arika Andra Putri.

Akhirnya, Ius membawa Zanette dan Santi ke toilet dan menyekapnya bersama Fitriana, Emi, Amalia dan Gemma. Ius kembali ke lantai dua, memaksa Diona untuk masuk ke kamar kecil.

Dengan sadis dia menjambak dan menyeret Diona dari lantai dua. Rekaman CCTV juga terlihat pria yang juga memiliki nama Ridwan Sitorus itu memukul perempuan berusia 16 tahun itu.

Tak lama berselang datang Tarso, yang juga sopir Dodi.  Dia tak sadar bahwa rumah majikannya itu sedang dirampok. Baru memasuki kuda besinya di halaman rumah, Alfin menodongkan senjata apinya ke arah Tarso. Sopir kedua Dodi itu juga ikut disekap di toilet.

Polisi menunjukkan barang bukti senjata yang digunakan pelaku pembunuhan Pulomas. (ANTARA)

 

Dodi, dengan menunggangi Honda Jazz putihnya, tiba di rumahnya. Anehnya, para perampok ini langsung bersedia membukakan pintu untuk arsitek dan kontraktor itu. 

Setelah itu, Ramlan langsung menghampiri Dodi dan menodongkan senjata api dan tajamnya. Begitu juga Erwin dan Ius. Dodi langsung digiring ke toilet bersama sepuluh orang lainnya. Komplotan kemudian mengambil sejumlah barang-barang yang ada di rumah itu dan juga di mobil Jazz Dodi.

Polisi menyita uang sejumlah Rp 8 juta dan sebuah tas milik Dodi. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga buah senjata tajam dan tiga senjata api milik komplotan.

OCTA BARRY

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments