hero
Ilustrasi Trump dan Indonesia. (NET.Z/Arief)

EDITOR : TITO SIANIPAR

3 Januari 2017, 00:05 WIB

INDONESIA

Presiden Amerika terpilih Donald Trump memiliki dua proyek properti di Indonesia, yakni di Bali dan Bogor. Manajemen Trump Organization memastikan kedua proyek itu akan tetap jalan.

"Proses pembangunan tetap berlangsung dan akan diproses seperti yang telah direncanakan," kata Amanda Miller, juru bicara Trump Organization, seperti dikutip dari New York Times.

Dilansir, kedua proyek Trump itu adalah DT Bali Hotel Manager dan DT Lido Hotel Manager. Keduanya bekerja sama dengan pemilik grup MNC Hary Tanoesoedibjo, yang sekarang memimpin Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Kesepakatan diperoleh dengan Hary Tanoesoedibjo pada Juni 2015, sepekan setelah dia menyatakan pencalonannya sebagai calon Presiden Amerika. Trump disebut sudah mengeluarkan setidaknya US$ 1 juta-US$5 juta pada periode 2015 hingga 2016.

Trump dan Hary Tanoe bersama istrinya. (MNC Group)

Hary sendiri menceritakan, memulai kemitraan dengan Trump pada 2015 itu ketika mencari rekanan membangun hotel. Menurut Hary, awalnya ia berhubungan dengan anak-anaknya sebelum Trump. "Mereka yang menjalankan perusahaan," ujarnya.

Ia yakin kedua proyek di Lido dan Bali itu akan tetap berjalan. "Keluarganya dan anak-anaknya punya kebebasan untuk berbisnis sepanjang itu dapat dijangkau dan tidak terkait posisinya sebagai presiden," kata Hary.

Setelah kesepakatan itu diperoleh, Hary adalah orang yang membantu mempertemukan Trump dengan beberapa politisi Indonesia di New York pada September 2015. Mereka adalah Setya Novanto dan Fadli Zon.

Setya Novanto dan Trump. (AP)

Donald Trump sendiri mengakui putra-putranya Eric dan Donald Jr yang sekarang menjalankan dan berperan sebagai eksekutif perusahaan properti globalnya. Mereka punya properti di lebih dari 20 negara, antara lain Filipina, Turki, Inggris.

Ada banyak proyek-proyek properti Trump di berbagai belahan dunia. Antara lain Trump Office Buenos Aires, Argentina; Trump Towers Rio dan Trump Hotel Rio de Janeiro, Brasil; Trump Tower Batumi, Georgia; dan lainnya.

Proyek Trump di seluruh dunia. (NET.Z/Arief)

Sementara yang masih proses pembangunan, selain Bali dan Bogor, ada di beberapa titik. Yakni Mumbai, India; Dubai, Uni Emirat Arab; Vancouver, Kanada; dan Punta el Este, Uruguay.

NEW YORK TIMES

BACA JUGA:
Antara Trump, Jokowi, dan Berakhirnya Obama
Cina Peringatkan Trump soal Paris Agreement
Trump Dekati Kemenangan, Imigrasi Kanada Repot
Trump Presiden, Ini Keuntungan buat Indonesia

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments