hero
Dodi dan putrinya Gemma yang keduanya jadi korban tewas. (INSTAGRAM/dtr175)

EDITOR : TITO SIANIPAR

27 Desember 2016, 21:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Hasil penyelidikan sementara polisi atas pembunuhan sadis Pulomas menunjukkan tidak ada barang korban yang hilang. Polisi masih menunggu keterangan korban selamat.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara, belum ditemukan barang yang hilang. Masih ada di tempat, barang-barangnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prabowo Argo Yuwono, Selasa, 27 Desember 2016.

Sebanyak enam orang tewas di dalam kamar mandi di rumah mewah Dodi Triono, 59 tahun, di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur. Mereka ditumpuk di kamar mandi seluas 2 meter persegi bersama lima korban selamat lainnya.

Dodi tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya. Tangannya terdapat sejumlah bekas siksaan. Di dada Dodi ada luka yang membuat kaos yang dipakainya dirembesi darah.

Rumah Dodi, lokasi pembunuhan. (NET)

Bersama Dodi, juga tewas dua putrinya Diona Arika Andra Putri (16 tahun) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun). Tiga korban meninggal lainnya Amel (teman anaknya), dan dua sopir Yanto dan Tasrok.

Polisi, kata Argo, masih menunggu hasil otopsi terhadap jenazah para korban tewas itu. "Sudah diidentifikasi sidik jari dan luka-luka luarnya," ucap Argo.

Untuk sementara, tambah Argo, polisi belum bisa meminta keterangan dari para korban selamat. "Masih trauma. Ada yang menangis, ada yang diam saja. Kalau sudah normal, baru kami tanya," kata dia.

Kelima korban selamat itu adalah putri Dodi bernama Zanette Kalila (13 tahun), Emi (41 tahun), Santi (22 tahun), Fitriani, dan Windy. Mereka dirawat di RS Kartika Pulomas dan akan dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati.

ANJANA DEMIRA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments