hero
Presiden Joko Widodo memaknai Hari Ibu untuk kemajuan suatu bangsa. (NET/Yusuf Reza)

EDITOR : REZA ADITYA

22 Desember 2016, 17:10 WIB

INDONESIA

Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya peran ibu dalam kemajuan suatu negara. Indonesia, kata dia, bisa merdeka dari cengkeraman penjajah atas jasa para ibu.

"Pendiri bangsa yang memerdekakan kita sampai generasi sekarang dan terus membangun Indonesia, semuanya tumbuh dewasa dalam bimbingan ibunya," kata Jokowi, saat pidato di peringatan Hari Ibu di Serang, Banten, Kamis, 22 Desember 2016.

Menurut Jokowi, menghormati jasa ibu sama juga selayaknya menghargai semua perempuan. Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia menghargai harkat dan martabat perempuan.

Dia juga berharap Indonesia terbebas dari kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, juga perdagangan manusia. Musababnya, perempuan rentan dijadikan obyek dari kejahatan kemanusiaan tersebut.

Presiden Joko Widodo bersama sejumlah ibu-ibu di peringatan Hari Ibu, Kamis, 22 Desember 2016. (NET/Yusuf Reza)

 

Lebih lanjut mantan Wali Kota Solo itu memberikan pemahaman ibu-ibu saat ini tak seharusnya berkutat hanya pada urusan domestik alias rumah tangga. Karena menurut dia, makna Hari Ibu lahir dalam Kongres Perempuan Indonesia di Yogyakarta pada tahun 1928.

Saat itu, sejumlah tokoh perempuan dari berbagai organisasi berkumpul. Seperti Ismoediati (Wanita Oetomo),  Nyi Hadjar Dewantoro (Wanita Taman Siswa),  dan Siti Moenjyah (Aisyiyah). Mereka berdiskusi terkait persoalan bangsa yang lebih luas.

Kesetaraan perempuan di Indonesia saat ini, kata Jokowi, sudah dianggap bagus oleh dunia. Musababnya, di Kabinet Kerja saat ini ada sembilan menteri hawa.

"Dibandingkan negara lain, Indonesia memiliki menteri perempuan terbanyak," kata dia. "Biasanya kita sangat sedikit memiliki menteri perempuan."

Bahkan menurut Jokowi, Presiden Rusia Vladimir Putin saat kunjungannya ke Moskow sempat berbisik-bisik kepadanya. Menanyakan alasan dipilihnya banyak menteri perempuan dalam Kabinet Kerja.

"Saya sampaikan suka perempuan karena mereka jeli  dan teliti melihat  masalah yang ada," kata Jokowi. "Perempuan lebih tahan uji dan tidak pernah mengeluh."

ANDRY SURYAWENATA | YUSUF REZA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments