hero
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (NET/Haritz)

EDITOR : TITO SIANIPAR

20 Desember 2016, 19:55 WIB

INDONESIA

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menegaskan tidak ada organisasi masyarakat yang berhak melakukan sweeping terkait fatwa Majelis Ulama Indonesia soal atribut Natal. Polisi bisa menggunakan pasal 218 KUHP untuk menjerat mereka.

"Tidak boleh ada ormas membuat tindakan sendiri yang mengganggu hak asasi manusia dan ketertiban masyarakat atas nama menegakkan fatwa MUI," kata Tito di Jakarta, Selasa, 20 Desember 2016.

Tito mengatakan sudah memberikan perintah kepada seluruh jajarannya di kepolisian daerah maupun kepolisian resor untuk menindak yang sweeping. "Bubarkan mereka. Datangi baik-baik, kalau enggak mau bubar, tangkap!" ujarnya.

Bahkan Tito menyebutkan pasal yang bisa digunakan untuk menjerat mereka. "Gunakan pasal 218 KUHP, barang siapa yang diperintahkan bubar tapi enggak membubarkan diri dapat dipidana 4 bulan penjara," kata Tito.

Bahkan kalau yang diperintahkan untuk bubar menolak dan melawan sehingga menimbulkan korban luka, tambah Tito, ancamannya meningkat menjadi 7 tahun penjara. 

Senada dengan Tito, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan MUI haruslah memperjelas fatwa yang mereka keluarkan. Fatwa MUI, kata Lukman, tidak boleh berekses pada aksi-aksi berbau kekerasan.

Menteri Agama Lukman Hakim. (NET/Hafizh)

"Kalau yang dimaksud semacam upaya paksa dibarengi ancaman atau tindakan kekerasan, maka hal itu hanya bisa dilakukan aparat penegak hukum," kata Lukman.

Hukum yang berlaku di Indonesia, lanjut Lukman, adalah yang harus dijalankan. "Kita adalah negara hukum. Dengan kata lain, selain aparat penegak hukum, tidak pada tempatnya melakukan upaya paksa yang diiringi ancaman," kata dia.

DILLA HANTIKA | DEDE ROHALI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments