Sejumlah bus disiapkan untuk evakuasi. (REUTERS)

EDITOR : OCTOBRYAN

18 Desember 2016, 17:20 WIB

SURIAH

Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-bangsa akan melakukan voting terhadap proposal negara Prancis untuk memutus apakah akan mengirim tim pemantau guna mengawasi evakuasi warga Kota Aleppo, Suriah.

Seperti dilansir Reuters, dewan mempertimbangkan usulan Prancis soal kegentingan krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah itu. Sebelumnya, usulan gencatan senjata ditolak oleh sekutu dekat Suriah, yaitu Rusia yang memiliki hak veto terhadap usul Dewan Keamanan PBB.

Ledakan terjadi di Aleppo. (REUTERS)

Upaya evakuasi terhadap warga Aleppo sebenarnya sudah dilakukan sejak Jumat, 16 Desember lalu. Namun, Pemerintah Suriah dibawah rezim Bashar al-Assad menangguhkannya dengan alasan para pemberontak melanggar kesepakatan perjanjian evakuasi karena berupaya  menyelundupkan senjata.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik melalui media sosial, menunjukkan suasana evakuasi warga sipil di timur Kota Aleppo. Suara tembakan mewarnai evakuasi warga di antara puing-puing bangunan yang runtuh terkena ledakan roket.

Situasi kota Aleppo Suriah. (REUTERS)

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengaku khawatir dengan situasi kemanusiaan di kota terbesar kedua di Suriah tersebut. Perang antar pasukan pemerintah dan pasukan pemberontak selama lima tahun belakangan telah memakan banyak korban.

"Indonesia serukan agar gencatan senjata segera dicapai dan meminta agar pemberian bantuan kemanusiaan menjadi prioritas bagi semua pihak," ujarnya melalui keterangan pers resmi Kemenlu, Minggu, 18 Desember 2016.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (NET) 

Indonesia menyerukan agar proses perundingan perdamaian segera dimulai kembali secara penuh tanpa intervensi negara-negara lain. "Kami minta PBB segera mengambil langkah kongkrit penyelesaian masalah kekerasan di Suriah," tambahnya.

Penyelesaian konflik melalui perundingan dan negosiasi, lanjut Retno, harus menghormati pinsip-prinsip perlindungan hak asasi manusia dan penghormatan kedaulatan, integritas dan keutuhan wilayah Suriah.

Situasi kota Aleppo Suriah. (REUTERS)

Krisis Suriah tak memperlihatkan tanda-tanda akan segera berakhir. Keadaan di Aleppo semakin memburuk setelah perundingan damai Suriah di Geneva, Swiss, menemui jalan buntu.

Aleppo telah menjadi target serangan koalisi Rusia dan Suriah. Rusia melancarkan serangan udara, sedangkan Suriah melakukan serangan darat.

Meski kedua negara itu mengklaim serangan mereka menarget kelompok Negara Islam Irak dan Suriah, basis-basis oposisi moderat yang didukung koalisi AS justru telah menjadi korban.

REUTERS

BACA JUGA:
#SaveAleppo, Perang dan Damai di Suriah
Omran, Bocah Suriah yang Disorot Dunia
Kisah Fotografer di Balik Jepretan Omran Bocah Aleppo
Bana Alabed, Bocah Suriah yang Sempat Lenyap di Twitter

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments