hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

18 Desember 2016, 10:00 WIB

AMERIKA SERIKAT

Bagi Cary Pint satu sampah yang dihasilkan manusia adalah satu buah baterai untuk sesama. Peneliti Kimia dari Vanderbilt University, Amerika Serikat itu berhasil membuat sebuah baterai yang berasal dari limbah rumah tangga. Bahan terbuat dari besi, kuningan, dan potasium hidroksida bekas.

Jurnal ACS Energy menyebut baterai ciptaan Pint sebagai baterai berkapasitas besar. Setara dengan baterai timbal yang umum digunakan oleh manusia saat ini.

Baterai ini juga dilengkapi teknologi ultra-fast supercapacitators. Memungkinkannya bisa diisi ulang dalam tempo singkat. Keunggulan lain baterai ini adalah murah, mudah dibuat, serta tidak menghasilkan limbah kima. 

"Saya tidak akan membiarkan anak saya bermain dengan baterai timbal. Ini sangat berbahaya. Satu-satunya cara yang bisa saya lakukan adalah menciptakan baterai sendiri. Yang aman dan ramah lingkungan," kata Cari Pint pada laman Codebreaker.

Besi dan kuningan bekas digunakan baterai. (BUSINESS INSIDER)

Baterai dibuat dengan cara sederhana. Besi dan kuningan bekas dianodisasi terlebih dahulu agar tahan karat. Kedua bahan tersebut kemudian dimasukan ke dalam gelas berisi potasium hidroksida. Listrik dialirkan melalui dua buah kawat yang menjulur keluar tabung.

Uji coba telah dilakukan, baterai sanggup digunakan sebanyak 5 ribu kali. Sama dengan 13 tahun masa pemakaian. Setelah itu kapasitas baterai akan menurun menjadi 90 persen. 

Langkah berikutnya adalah membuat protoipe. Ini bertujuan agar baterai bisa ditiru dan dibuat masal oleh para warga. 

Ia juga berita-cita menggabungkan baterai ini pada sebuah panel surya. Listrik yang dihasilkan oleh matahari bisa disimpan dan digunakan sesuai kebutuhan.

"Suatu hari saya akan melihat bagaimana baterai ini dibuat dan digunakan di rumah-rumah penduduk," Pint menutup.

CODEBREAKER | BUSINESS INSIDER

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments