hero
Presiden Korea Selatan Park Geun-hye. (REUTERS)

EDITOR : REZA ADITYA

9 Desember 2016, 13:20 WIB

KOREA SELATAN

Parlemen Korea Selatan akan menggelar sidang istimewa dan pemungutan suara (voting) untuk memakzulkan Presiden Park Geun-hye hari ini, Jumat, 9 Desember 2016.

Seperti dilansir Reuters, proses voting pemakzulan dilakukan parlemen atas dugaan korupsi yang dilakukan Park. "Hasil pemungutan suara ini sangat sulit diprediksi, kita lihat saja nanti," kata Hong Moon-jong, seorag legislator dari Partai Saenuri. "Mungkin hasil pemungutan suara itu bisa saja kecil kemungkinan Presiden Park untuk dimakzulkan atau sebaliknya."

Proses pemungutan suara dan sidang akan berlangsung sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Mayoritas anggota parlemen  diharapkan mendukung upaya pemakzulan tersebut.

Musababnya tekanan publik yang meminta Presiden Park mundur semakin kuat. "Pemakzulan adalah jalan keluar yang baik untuk negara ini dan masyarakat Korea Selatan," kata Ketua Umum Partai Demokratik Chu Mi-Ae, yang juga merupakan partai oposisi.

Chu juga berharap anggota Partai Saenuri, yang mengusung Presiden Park, di parlemen memilih opsi pemakzulan pada pemungutan suara nanti.

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye. (REUTERS)

 

Sebelumnya, jaksa memeriksa dugaan korupsi Park yang melibatkan teman dekatnya Choi Soon-sil. Choi dituding memanfaatkan pengaruh Park untuk memperoleh keuntungan bisnis lewat yayasan sosialnya.

Lewat jual pengaruh itu, sejumlah entitas bisnis menyumbang ke yayasan milik Choi. Salah satunya adalah dugaan aliran dana dari Samsung yang ditujukan untuk Choi. Jaksa menduga perusahaan elektronik raksasa di Korea Selatan itu memberikan bantuan 2,8 juta Euro (sekitar Rp 40 miliar) buat Chung Yoo-ra, anak Choi.

Kasus dugaan korupsi ini mencuat dan direspons warga negeri ginseng. Ratusan ribu warga turun ke jalan dalam beberapa bulan terakhir. Mereka menuntut Presiden Park mundur dari jabatannya. Inilah yang kemudian menjadikan parlemen menggelar sidang istimewa dan pemungutan suara penentuan pemakzulan Park.

Jika mayoritas suara di parlemen setuju atas pemakzulan Park, maka ini akan menjadi momen bersejarah di Korea Selatan. Park menjadi presiden perempuan pertama pilihan rakyat Korea Selatan pada pilpres 2012 yang dimakzulkan akibat skandal korupsi.

REUTERS | TELEGRAPH | DAILYMAIL 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments