hero
(BMKG)

EDITOR : REZA ADITYA

7 Desember 2016, 14:00 WIB

ACEH, INDONESIA

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya kewalahan dalam menangani warga terdampak gempa. Direktur RSUD Pidie Jaya Ernida mengatakan banyak warga terdampak gempa yang tidak tertampung di rumah sakitnya.

"Karena beberapa bangunan rumah sakit juga rusak akibat gempa," kata Ernida, Rabu, 7 Desember 2016. "Jadi beberapa warga yang luka-luka dirujuk ke rumah sakit di wilayah terdekat."

Ernida mengatakan beberapa bagian rumah sakit yang rusak di antaranya instalasi unit gawat darurat (UGD), ruang radiologi, dan sejumlah ruangan penting lainnya. "Seperti itu kondisinya," ujar dia.

Namun Ernida mengatakan rumah sakitnya tetap memberikan pertolongan pertama kepada warga. "Kalau luka ringan, warga bisa langsung dipulangkan, tapi kalau luka berat, kami rujuk ke rumah sakit lain."

Masjid yang roboh akibat gempa Aceh. (Tim Liputan)

 

Beberapa rumah sakit rujukan yang paling dekat adalah Rumah Sakit Umum (RSU) Mufid di Sigli, dan Rumah Sakit dr. Fauziah di Kabupaten Bireun.

Total saat ini ada sebanyak 29 orang tewas akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter itu. Rinciannya, 20 orang dewasa dan sembilan anak-anak. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan saat ini lembaganya masih menyisir sejumlah bangunan yang roboh. Tujuannya, untuk menemukan adanya korban di balik reruntuhan bangunan.

"Data jumlah korban masih terus berkembang sampai siang ini," kata dia. Sutopo juga mengatakan lembaganya segera membuat posko-posko penampungan sementara untuk warga terdampak gempa yang selamat. "Karena sebagian dari mereka rumahnya roboh."

TIM LIPUTAN | MELISA LOLINDU

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments