hero
Sejumlah bangunan yang hancur akibat gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (NET/Nandar)

EDITOR : REZA ADITYA

7 Desember 2016, 10:50 WIB

ACEH, INDONESIA

Kepala Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Rudianto mengatakan korban tewas akibat gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, terus bertambah. Informasi terakhir pada pukul 10.00 WIB, jumlah korban tewas sebanyak 25 orang.

"Di antaranya adalah balita dan anak-anak," kata Rudianto, Rabu, 7 Desember 2016. "Mereka yang tewas kini sudah dipisahkan dan kami masih melakuan evakuasi mencari adanya korban-korban lain akibat gempa ini."

Sejumlah warga yang terkena dampak gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (TIM LIPUTAN)

 

Rudianto mengatakan 25 korban tewas itu berasal dari delapan kecamatan yang ada di Pidie. Sebagian dari mereka jenazahnya ditemukan dalam reruntuhan puing bangunan.

Adapun sebanyak ratusan warga lainnya mengalami luka ringan dan berat. Semuanya dievakuasi dan ditampung di RSUD Pidie Jaya dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat. "Banyak warga yang mengalami sesak nafas dan saat ini yang dibutuhkan adalah pertolongan pertama untuk mereka."

Seorang warga korban luka akibat gempa. (TIM LIPUTAN)

 

Rudianto mengatakan lembaganya juga mendirikan posko tanggap darurat di sejumlah titik di Pidie Jaya. Tujuannya, untuk menampung korban luka sebagai antisipasi dari membludaknya pasien di rumah sakit."Kami akan memberikan 1.000 paket familiy kit untuk korban luka," kata dia. 

Hingga saat ini, kata Rudianto, PMI dan sejumlah tim petugas gabungan penyelamatan di lapangan membutuhkan sejumlah alat berat untuk evakuasi. "Kami juga saat ini membutuhkan kebutuhan medis dasar," ujar dia.

TIM LIPUTAN 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments