hero
Presiden Joko Widodo, Kepala BNN Komjen Budi Waseso dan Menko Polhukam Wiranto memusnahkan ratusan kilogram narkoba jenis sabu di lapangan Monas, Selasa, 6 Desember 2016. (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

6 Desember 2016, 12:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo menghadiri secara simbolis pemusnahan ratusan kilogram narkoba di lapangan Monumen Nasional, Selasa, 6 Desember 2016. Pemusnahan narkoba ini merupakan hasil tangkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam periode dua bulan terakhir, Oktober-November.

"Jumlah ini sangat besar sekali," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, saat memberikan sambutan, Selasa, 6 Desember 2016. "Bahwa melihat barang seperti ini, kita harus menyatakan perang besar terhadap narkoba."

Presiden Joko Widodo memusnahkan narkoba. (NET)

 

Jokowi geram akibat narkoba, sebanyak 15 ribu generasi muda Indonesia mati sia-sia. Dia juga memerintahkan Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso membandingkan jumlah pemakai dan bandar yang mati karena narkoba.

Tujuannya, untuk memberikan pemahaman bahwa betapa bahayanya pengarung narkoba bagi generasi muda Indonesia. "Bandingkan dan garis bawahi jumlah itu," ujar dia.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan dalam pemusnahan hari ini, ada sebanyak narkoba jenis sabu seberat 445 kilogram, ekstasi sebanyak 190.840 butir, ganja kering seberat 422 kilogram dan happy five 323 ribu butir.

Presiden Joko Widodo didamping Kepala BNN Komjen Budi Waseso sebelum memusnahkan ratusan kilogram narkoba. (NET)

 

"Barang bukti diperoleh dari beberapa pengungkapan kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 29 orang," ujar Waseso. "Pengungkapan dan pemusnahan ini sudah menyelamatkan sekitar tiga juta warga Indonesia."

Waseso mengakui peredaran narkoba di Indonesia setiap tahunnya kian meningkat. Indonesia, kata dia, sebelumnya hanya menjadi negara transit para gembong narkoba yang berasal dari Asia Timur. 

"Tapi kini,narkoba di Indoesia semakin berkembang," ujar mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu. "Untuk itu kami terus bersinergi dengan sejumlah lembaga penegak hukum lain menekan jumlah peredaran narkoba."

Sepanjang tahun 2016, BNN menyita sebanyak  990 kilogram narkoba jenis sabu, tiga ton ganja kering, 616 ribu butir ekstasi dari 196 tersangka.  Adapun aset sitaan dari peredaran barang haram itu mencapai Rp 261 miliar.

MELISA LOLINDU

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments