hero
Konferensi pers KPK terkait korupsi Wali Kota Cimahi. (NET)

EDITOR : TITO SIANIPAR

5 Desember 2016, 20:30 WIB

INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi melengkapi proses penangkapan terhadap Wali Kota Cimahi Atty Suharti dan suaminya Muhammad Itoc Tochija. KPK memeriksa Itoc yang ditahan di Rutan KPK cabang Guntur, Jakarta Selatan.

Dalam kasus itu, KPK juga menggeledah beberapa lokasi. "Kegiatan penyidik KPK dilakukan Sabtu, 3 Desember 2016 dari pukul 12.00 sampai 22.00," kata Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Senin, 5 Desember 2016.

Dari penggeledahan, lanjut Yuyuk, penyidik menyita sejumlah uang tunai bersama beberapa barang bukti lainnya. "Jumlah uangnya sampai saat ini belum diketahui. Ada dokumen dan barang bukti elektronik juga," ujar Yuyuk.

Penangkapan terhadap Atty dan Itoc terjadi pada Kamis, 1 Desember 2016 di kediaman pribadi mereka di Bandung. Turut juga ditangkap KPK Triswara Dhanu Brata dan Hendriza Soleh Gunadi sebagai pihak swasta. 

Mereka diduga bersekongkol dalam proyek pembangunan Pasar Atas Cimahi senilai Rp 57 miliar. KPK menangkap basah kedua pihak sedang menyerahterimakan uang sebesar Rp 500 miliar. 

Pasar Atas Baru Cimahi. (NET)

Menurut KPK, uang itu adalah bagian dari total fee sebesar Rp 6 miliar yang dijanjikan buat Itoc yang juga mantan Wali Kota Cimahi 2002-2012. Diduga Itoc mempengaruhi istrinya supaya memberikan proyek Pasar Atas Cimahi kepada penyuap.

ANJANA DEMIRA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments