EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

25 November 2016, 05:05 WIB

BENGKULU, INDONESIA

Sampah menjadi persoalan serius bagi kota-kota besar seperti Jakarta. Sebagai ibu kota negara, tercatat sekitar 6.500 hingga 7.000 ton sampah berhasil dikumpulkan setiap hari. Data itu di dapat dari Dinas Kebersihan DKI.

Angka yang besar tersebut sebenarnya bisa dikurangi dengan berbagai inovasi. Misalnya dengan mendaur ulang sampah hingga menciptakan teknologi baru untuk mengurai persoalan sampah.

Alat pembakar sampah tanpa asap. NET.CJ/Etri Hayati

Seperti yang dilakukan oleh Hamdani, warga Desa Pekik Nyaring, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu. Meskipun ia bukan warga Jakarta tapi inovasinya menciptakan alat pembakaran sampah tanpa asap bisa dicontoh.

Alat buatannya ini dapat mengubah asap menjadi cair sehingga proses pembakarannya tidak menyebabkan polusi. Asap cair ini diperoleh dari hasil pengembunan atau biasa dikenal dengan istilah kondensasi. Bentuknya mirip dengan bahan bakar solar.

Asap yang telah mencair karena proses kondensasi. NET.CJ/Etri Hayati

Tidak butuh alat mahal untuk meciptakan alat ini. Ia memanfaatkan sebuah tungku pembakaran yang disambungkan dengan mesin dan pipa paralon. Tungku pembakaran milik Hamdani ini dapat menampung lebih dari 50 kilogram sampah dalam sekali pembakaran.

Alat pembakar sampah tanpa asap. NET.CJ/Etri Hayati

Asap cair bisa dimanfaatkan menjadi pestisida penghalau hama perusak tanaman. Biasanya pestisida tersebut untuk berbagai tanaman cabai dan buah naga. Saat ini alat buatan Hamdani telah dipakai olah warga sekitar rumahnya. Alat yang telah dimanfaatkan sejak Oktober 2016 lalu ini bisa membakar sampah organik dan non organik, kecuali sampah logam dan limbah rumah sakit.

NET.CJ ETRI HAYATI

22

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments