EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

23 November 2016, 05:15 WIB

KABUPATEN MAJALENGKA, INDONESIA

Praktek pungutan liar dan korupsi sering disematkan kepada institusi Polri. Lembaga yang bertugas untuk mengayomi masyarakat ini terkadang justru mencoreng dan membuat malu.

Belum hilang dari ingatan kita, Mabes Polri menangkap AKPB Raden Brotoseno yang diduga menerima uang Rp 1,9 miliar terkait penanganan perkara dugaan korupsi cetak sawah pada Kamis, 17 November 2016 lalu. 

Stigma negatif mau tidak mau melekat. Tapi tidak semua anggota polisi nakal. Di luar sana, percayalah masih banyak anggota polisi yang benar-benar mengabdi untuk negara tanpa berfikir melakukan kecurangan.

Aiptu Muhammad Nurhamid. NET.CJ/Sonny P

Salah satu yang bisa menjadi contoh adalah Aiptu Muhammad Nurhamid. Demi memenuhi kebutuhan rumah tangganya, ia bahkan rela melakukan pekerjaan sambilan yakni sebagai seorang petani di Desa Sukasari Kidul, Kecamatan Argapura, Majalengka, Jawa Barat.

Waktu luang usai menunaikan kewajibannya sebagai abdi negara dimanfaatkan untuk mengolah lahan pertaniannya. Tidak ada rasa canggung baginya untuk melakoni pekerjaan kasar. Mencangkul, membersihkan rumput hingga memanen tak luput dari sentuhan tangannya.

“Saya menanam bawang, cengkeh, jamur ini saya lakukan demi menghindari tindakan pungli. Karena dengan kegiatan ini juga mendapatkan tambahan yang cukup lumayan,” ujar Aiptu Muhammad Nurhamid.

Aiptu Muhammad Nurhamid. NET.CJ/Sonny P

Rasa letih saat bertugas sebagai anggota intelkam di Polres Majalengka tidak menyurutkan semangatnya untuk melakukan pekerjaan tambahan. Tidak heran jika puluhan juta rupiah ia dapatkan setiap kali memanen.

“Setiap kali panen bawang dari luas tanah 1 hektare mendapat keuntungan Rp 30 juta rupiah. Sementara dari perkebunan cengkeh yang memiliki luas 1,5 hektar menghasilkan hingga 3 kuintal cengkeh kering, setiap kali panen dengan keuntungan mencapai 30 juta rupiah,” imbuhnya.

Bawang dan cengkeh memang dua hal yang selalu diandalkan untuk membuat dapurnya mengepul. Tetapi belakangan ini, ia juga mencoba peruntungan dengan membudidayakan jamur. Upayanya agar terhindar dari praktek pungli ternyata mendapat respon positif dari atasannya.

Aiptu Muhammad Nurhamid. NET.CJ/Sonny P

“Menurut saya, anggota berkebun sangat baik untuk dijadikan contoh. Salah satu anggota polri yang memang selain melaksanakan dinasnya secara profesional dan prosedural juga melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif untuk meningkatkan kesejahteraannya,” kata AKBP Mada Roostanto, Kapolres Majalengka.

Cerita Aiptu Muhammad Nurhamid sejatinya bisa menjadi contoh yang nyata untuk oknum anggota polisi yang masih melakukan tindakan-tindakan merugikan negara. Bahwa, gaji kecil tidak sepatutnya menjadi alasan untuk melakukan korupsi. Masih banyak cara halal selagi kita mau mengejarnya. 

NET.CJ SONNY P

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments