hero
Gedung Mahkamah Agung. (ristekdikti.go.id)

EDITOR : REZA ADITYA

17 November 2016, 09:45 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas gugatan perdata terhadap  PT Merbau Pelalawan Lestari. Mahkamah menjatuhkan denda kepada perusahaan hutan tanaman industri itu sebesar Rp 16,24 triliun.

"Uang denda itu harus dibayar ke pemerintah, karena perusahaan telah melanggar dengan melakukan pembalakan di luar wilayah yang sudah disepakati," kata Juru Bicara Mahkamah Agung Suhadi kepada NET.Z, Kamis, 17 November 2016. "Tentu saja hakim sudah membuat perhitungan besar dalam masalah yang ada."

Mahkamah menjatuhkan denda lantaran PT Merbau terbukti bersalah atas pembalakan hutan di luar lokasi Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Tanaman (IUPHHK) di Pelalawan, Riau. PT Merbau Pelalawan adalah badan usaha yang bergerak di bidang usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dan memperoleh IUPHHK seluas 5.590 hektare di Kabupaten Pelalawan berdasarkan Keputusan Bupati.

Namun pada kenyataannya, Dinas Kehutanan Provinsi Riau menemukan lokasi IUPHHK bertambah menjadi 7.466 hektare  tanpa adanya izin dari pemerintah atau dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK). Yang lebih parah, PT Merbau melakukan penebangan hutan secara sembarang di lokasi yang merupakan hutan alam dan tanggung jawab Kementerian.

Ilustrasi pembalakan hutan. (PIXABAY)

 

Akibatnya, Kementerian mengalami kerugian materil sejumlah Rp 16 triliun. Musababnya, penebangan hutan yang dilakukan PT Merbau di luar izin lokasi sudah berlangsung sepanjang tahun 2004 sampai dengan 2006.

Kementerian membawa kasus ini ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada 26 September 2013. Namun majelis hakim menolak gugatan Kementerian pada Maret 2014. Di Pengadilan Tinggi Riau juga Kementerian kalah. Beruntung di tahap kasasi, Kementerian menang mutlak.

Putusan kasasi ini diketuk pada 18 Agustus 2016 lalu. Salinannya baru beredar kemarin. Duduk sebagai ketua majelis hakim Takdir Rahmadi dengan anggotanya Nurul Elmiyah dan I Gusti Agung Sumanatha.

RIZKY WIKA |

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments