hero
Setya Novanto dan Ahok. (NET.Z)

EDITOR : TITO SIANIPAR

17 November 2016, 17:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menyatakan komitmen partainya tetap mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meski berstatus tersangka. Golkar juga minta Ahok introspeksi diri.

"Secara undang-undang tidak bisa (mengganti calon) lagi. Kita, baik Ahok, maupun partai tetap solid," kata Setya seusai menemui Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 17 November 2016.

"Partai Golkar tetap komitmen mendukung saudara Ahok sebaik-baiknya," tambah Setya.

Ahok dijadikan tersangka kasus dugaan penistaan agama oleh Badan Reserse Kriminal Polri pada Rabu, 16 November 2016 kemarin. Meski tersangka, Ahok tetap bisa mengikuti semua tahapan pemilihan gubernur DKI Jakarta hingga Februari 2017 nanti.

Setya Novanto di Istana. (NET/Irvan)

Status tersangka itu disandang Ahok terkait ucapannya yang mengutip Surat Al Maidah ketika bertemu warga Kepulauan Seribu 27 September 2016 lalu. Kata-kata Ahok itu memicu kontroversi dan berujung demo besar-besaran pada 4 November 2016.

Setya berharap kasus penistaan agama ini jadi pelajaran bagi Ahok sehingga bisa berbuat lebih baik. "Melakukan introspeksi diri bahwa hal-hal ini demi kepentingan bangsa dan negara," kata pria 61 tahun itu.

"Dan kami harapkan Ahok terus memberikan yang terbaik dan memberikan suatu kenyamanan buat kepentingan masyarakat yang ada," pungkas Setya.

YUSUF REZA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments