hero

EDITOR : TITO SIANIPAR

10 November 2016, 12:40 WIB

INDONESIA

5 Desember 2007
Antasari Azhar ditetapkan sebagai ketua KPK oleh Komisi Hukum DPR.

14 Maret 2008
Nasrudin Zulkarnaen ditembak usai bermain golf di Padang Golf Modernland, Cikokol, Tangerang, sekitar pukul 14.00 WIB.

4 Mei 2009
Antasari jadi tersangka pembunuh Nasrudin, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran. Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

6 Mei 2009 
Antasari Azhar diberhentikan sementara sebagai ketua KPK oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

8 Oktober 2009
Sidang dakwaan Antasari digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Antasari di PN Selatan menggugat polisi. (NET)

11 Februari 2010
Antasari Azhar divonis hukuman penjara 18 tahun karena telah terbukti bersalah turut serta membunuh Nasrudin. 

3 Januari 2011
Antasari dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Tangerang.

10 Agustus 2011
Komisi Yudisial memutuskan hakim kasus Antasari dihukum non palu enam bulan. Mereka adalah Herry Swantoro, Ibnu Prasetyo, dan Nugroho Setiadji.

6 September 2011
Antasari mengajukan peninjauan kembali atas kasusnya.

13 Februari 2012
Mahkamah Agung menolak permohonan peninjauan kembali Antasari.

Mahkamah Agung. (MAHKAMAHAGUNG)

9 Agustus 2012
Antasari dalam sebuah wawancara, memberikan testimoni tentang peran Yudhoyono dalam keputusan bail out Bank Century.

15 April 2015
Antasari hadir dalam sidang keputusan gugatan perdata terhadap Rumah Sakit (RS) Mayapada yang menurutnya telah menghilangkan barang bukti baju milik Nasrudin.

27 Juni 2015
Antasari Azhar dirawat di RS Omni karena penyakit gula. Ia membutuhkan perawatan intensif karena kadar gulanya mencapai 600.

14 Agustus 2015
Hari pertama Antasari Azhar menjalani asimilasi. Antasari bekerja di kantor Notaris Handoko Halim. Di sana, ia digaji sebesar Rp 3 juta per bulan.

10 November 2016
Antasari keluar dari penjara dengan status bebas bersyarat.

Antasari setelah bebas di rumahnya. (NET)

26 November 2016
Antasari berencana mengundang tokoh-tokoh yang telah berjasa bagi dirinya. Turut diundang Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua Muhamadiyah Din Syamsudin, dan juga para pengacara yang telah membantunya.

BERBAGAI SUMBER

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments