EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

7 November 2016, 09:55 WIB

KAB. WONOSOBO, INDONESIA

Mencintai lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dengan tidak membuang sampah sembarangan hingga menciptakan produk kreatif ramah lingkungan.

Ganti Astuti, pembuat pembalut kain. (NET.CJ/Joko Winarno)

Ganti Astuti anggota Komunitas Bank Sampah di Dusun Depok, Desa Wulungsari, Kecamatan Selomerto, Wonosobo, Jawa Tengah ini sehari-sehari membuat pembalut kain yang bisa dipakai berulang kali. 

Pembalut kain. (NET.CJ/Joko Winarno)

Produk handmade ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan pembalut merek ternama yang selama ini beredar di pasaran. Selain bisa bertahan hingga dua tahun, pembalut kain ini juga bisa dicuci usai digunakan sehingga dapat menghemat pengeluaran.

Pembalut kain. (NET.CJ/Joko Winarno)

Usahanya ini telah digeluti Ganti sudah berjalan selama satu tahun terakhir. Ide pembuatan pembalut kain ini berawal ketika ia melihat banyak sampah pembalut bekas di sekitar rumahnya. Dari situ ia mulai tergerak untuk membuat inovasi.

Pembalut kain. (NET.CJ/Joko Winarno)

Meskipun masih tergolong usaha rumahan, namun produk buatan Ganti sangat memperhatikan pemilihan bahan. Pembalut dibuat dari beberapa lapis kain lembut yang dilengkapi busa anti tembus. Tujuannya agar penggunanya tetap merasa aman dan nyaman.

Pembalut kain. (NET.CJ/Joko Winarno)

Setiap hari Ganti mampu memproduksi sekitar 50 buah pembalut kain dengan dibantu delapan orang. Satu pembalut kain dijual seharga Rp 10 ribu. Selain menjual eceran, Ganti juga menerima pesanan dalam jumlah besar atau grosir.

NET.CJ JOKO WINARNO

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments