hero
Kapolri Jendral Tito Karnavian. (NET/Yusuf)

EDITOR : REZA ADITYA

5 November 2016, 23:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyesalkan kerusuhan yang terjadi dalam #AksiDamai411 kemarin. Dia kecewa massa tak bisa menahan diri dan menghancurkan sebagian kendaraan milik petugas. 

"Kami memang sayangkan malamnya ada insiden," kata Tito, saat berkunjung ke Monumen Nasional (Monas), Sabtu, 5 November 2016. 

Tito menduga ada kelompok tertentu yang membuat suasana jadi kisruh. "Pada saat bentrok itu kan di dalam garis 100 meter, sedangkan anggota kami ada di wilayah itu dari pagar Istana," kata dia.

Sejumlah massa #AksiDamai2011 memadati Patung Kuda, Jumat, 4 November 2016. (NET)

 

Namun Tito bersyukur kekisruhan itu tidak terjadi berlarut-larut. Dia berharap ke depannya tidak terjadi hal serupa yang menggangu keamanan masyarakat. 

"Situasinya setelah itu terkendali cukup baik, tokoh-tokoh dari demonstran juga menenangkan masaa dan semua kembali normal," kata mantan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya itu. "Kini, kondisi Jakarta sudah aman dan terkendali."

Sebelumnya, unjuk rasa yang dilakukan sejumlah organisasi masyarakat Islam di depan Kompleks Istana Kepresidenan berakhir ricuh. Diduga kericuhan itu dipicu dari ulah sekolompok organisasi massa yang memprovokasi aparat keamanan.

Sejumlah massa #AksiDamai411 memadati Patung Kuda, Jumat, 4 November 2016. (NET)

 

Akibatnya, sebanyak 18 belas kendaraan dinas polisi dan tiga truk pasukan Korps Bhayangkara hancur lebur. Ratusan aparat dan massa juga dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran terkena efek gas air mata. Delapan anggota Polri dan TNI mendapat perawatan khusus di RSPAD Gatot Subroto.

Kejadian itu juga menyebabkan satu orang tewas. Kepala Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan korban tewas bukan disebabkan langsung dari lemparan gas air mata petugas.

"Tapi karena punya riwayat sakit yang diderita sebelumnya," ujar Boy. Boy kemudian menunjukan foto-foto sejumlah oknum dari organisasi tertentu yang diduga sebagai provokator.

INDRIA LITA | YASSED SATRIA

BACA JUGA:
Jakarta Kondusif Setelah #AksiDamai411
Polri Pastikan Kisruh Penjaringan Tak Terkait #AksiDamai411

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments