hero

EDITOR : OCTOBRYAN

4 November 2016, 00:45 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo tidak terlalu reaktif menanggapi pernyataan mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut adanya kesalahan informasi yang diberikan intelijen terkait aksi demonstrasi 4 November. Baginya, kesalahan itu masih dalam batas kewajaran.

"Yah, namanya manusia kadang bisa benar, kadang bisa salah, bisa error, bisa gak error, hehehe," ujarnya di Istana Kepresidenan, Kamis, 3 November 2016.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (NET)

Kendati demikian, ia mengapresiasi apa yang disampaikan SBY. Jokowi menilai itu sebagai bentuk saran dan kritikan yang baik bagi pemerintah.

"Ya, kan memberikan masukan ke pemerintah, ya bagus," tambahnya.

Menyambung apa yang disampaikan Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan apa yang disampaikan oleh intelijen bukanlah soal benar atau salah. Politisi Partai Golkar ini melanjutkan fungsi dari intelijen ialah mengantisipasi datangnya hal buruk sebelum peristiwa itu terjadi.

SBY berikan keterangan pers di Cikeas (NET)

"Mungkin analisis yang ditangkap pak SBY itu berbeda dengan analisis yang diyakini pemerintah, itu bisa saja terjadi," ujarnya.

Namun, Kalla memuji kinerja personel intelijen Indonesia. "Kalau negara kita tidak ada intelijen, berarti negara tidak punya mata dan telinga. Intelijen itu dalam maksud baik, supaya tidak terjadi," tambahnya.

BACA JUGA:
SBY Curhat Banyak Isu Negatif Menyudutkannya
Kata SBY soal Ahok dan Demo 4 November
SBY Mendadak Temui Wiranto, Apa Sebab?
SBY Buka Suara Terkait Hilangnya Dokumen TPF Munir

Sebelumnya, dalam jumpa pers Rabu, 2 November kemarin, SBY meluapkan kritikannya kepada pemerintah yang dinilainya melakukan kegagalan intelijen dan kesalahan intelijen. 

SBY menekankan kinerja lembaga telik sandi itu harus akurat dalam menyikapi setiap situasi termasuk pertemuan politik sehingga tidak salah memberi informasi.

Dirinya menegaskan, pada masa pemerintahannya, intelijen tidak akan mudah melaporkan sesuatu dengan tidak akurat.

Dia mengatakan, sebagai pemimpin, dia juga tidak mudah menuduh seseorang atau kalangan partai politik sebagai pihak yang mendanai aksi unjuk rasa 4 November. 

CHELZEA VERHOEVEN | YUSUF REZA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments