hero
Ilustrasi tenggelam (Pixabay)

EDITOR : REZA ADITYA

2 November 2016, 13:00 WIB

BATAM, INDONESIA

Kapal kayu jenis pompong pengangkut 93 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia tenggelam di perairan Tanjung Bemban, Mongsa, Batam, Kepulauan Riau, Rabu dinihari. Diperkirakan 60 penumpang hilang dan 32 penumpang selamat.

Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Brigadir Jenderal Sam Budigusddian, mengatakan sejumlah TKI yang diangkut kapal itu diduga buruh migran ilegal. "Mereka berangkat dari Malaysia menuju Batam menggunakan jalur tradisional ini," kata Sam, Rabu, 2 November 2016.

Jalur tradisional yang dimaksud Sam adalah pelabuhan tikus yang terdapat di sejumlah wilayah Malaysia dan Batam. "Berangkatnya rata-rata menggunakan paspor hijau dari Batam, lalu di sana overstay dan pulang melalui jalur seperti ini."

Sejumlah aparat mencari korban hilang tenggelamnya kapal kayu pengangkut TKI (NET/Petrus)

 

 

Saat hendak ke Malaysia, kata Sam, para buruh migran itu masuk melalui pelabuhan resmi dan imigrasi setempat. Namun izin tinggal mereka habis selama di Malaysia. Tak ingin kena masalah, bruh migran itu memilih pulang ke tanah air lewat jalur tikus di pelabuhan kecil di Johor.

Seorang penumpang selamat, Zuraida, mengisahkan kejadian tenggelamnya kapal yang ditumpanginya terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, kapal dihantam ombak tinggi dan langsung menelan kapal beserta penumpangnya.

Korban selamat kini dibawa ke posko di Tanjung Bemban. Aparat TNI Angkatan Laut dan Polda Kepulauan Riau masih melakukan pencarian korba hilang.

PETRUS TURNIP (BATAM)

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments