hero
Dahlan Iskan keluar dari Rutan Kelas I Surabaya (NET\Sonny)

EDITOR : AULIA RAHMAT

1 November 2016, 00:45 WIB

JAWA TIMUR, INDONESIA

Upaya permohonan penangguhan penahanan yang dilakukan keluarga mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan akhirnya dikabulkan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Juru bicara keluarga Dahlan Iskan, Miftahul Mukminin mengatakan, pertimbangan pengalihan status penahanan lantaran kondisi kesehatan Dahlan yang berisiko tinggi tertular penyakit dampak dari transplantasi hati yang dilakukannya beberapa tahun lalu.

Juru bicara keluarga Dahlan Iskan Miftahul Mukminin memberikan keterangan kepada wartawan (NET\Sony)

"Pertimbangannya yang paling utama kesehatan yang bersangkutan karena menjadi pasien transplantasi hati," ujarnya di depan Rumah Tahanan Kelas I Surabaya, Senin, 31 Oktober 2016 .

Kendati statusnya berubah menjadi tahanan kota, Mukminin menjamin pihaknya akan koperatif apabila kejaksaan membutuhkan keterangan Dahlan dalam penyidikan kasus korupsi aset negara yang dikelola PT PWU.

Dahlan Iskan keluar dari Rutan Kelas I Surabaya (NET\Sonny)

"Kita akan ikut peraturan hukum yang berlaku. Kapan pun jaksa butuh, Pak Dahlan siap," lanjutnya.

BACA JUGA: 
Dahlan Iskan Dapat Simpati Wakil Presiden
Begini Kondisi Dahlan Iskan Pasca Ditahan
Usai Jadi Tersangka, Dahlan Iskan Langsung Ditahan
Dahlan Iskan Terlibat Penjualan Aset BUMD Jatim

Sejak ditahan empat hari lalu atau Kamis, 27 Oktober silam, Dahlan langsung ditempatkan di Poliklinik Rutan, bukan di sel tahanan. Itu dilakukan setelah tim dokter kejaksaan mengeluarkan rekam medis bahwa diperlukan penanganan khusus terhadap kesehatan Dahlan. Dia baru dimasukan ke sel tahanan pada Sabtu, 29 Oktober 2016.

Sebelumnya, Dahlan Iskan ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pasca ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis, 27 Oktober 2016. Ia diduga korupsi dalam penjualan aset PT Panca Wira Usaha, badan usaha milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam mengusut penjualan aset PT PWU di Kediri dan Tulungagung ini, Kejati Jatim juga sudah menetapkan mantan Ketua DPRD Surabaya Whisnu Wardhana sebagai tersangka. Dahlan adalah Direktur Utama PT PWU periode 2000 hingga 2010.

SONNY MISDANANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments