hero
Dahlan Iskan ditahan usai ditetapkan menjadi tersangka (NET\Juli)

EDITOR : OCTOBRYAN

27 Oktober 2016, 21:27 WIB

JAWA TIMUR, INDONESIA

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pelepasan 33 aset tanah dan bangunan saat dirinya menjabat sebagai direktur utama PT Panca Wira Usaha (PWU) milik BUMD Jawa Timur periode 2000-2010.

"Setelah 16 pertanyaan hari ini, kami menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dandeni Herdiana, Kamis, 27 Oktober 2016.

Dahlan Iskan ditahan usai ditetapkan menjadi tersangka (NET\Juli)

Mantan Dirut PLN ini ditetapkan tersangka setelah sebelumnya menjalani lima kali pemeriksan sejak dua pekan lalu. Pria asal Magetan ini dicecar lebih dari 80 pertanyaan oleh penyidik di empat pemeriksaan sebelumnya.

Mengenakan rompi merah, Dahlan mengaku tidak kaget dirinya dijadikan tersangka dan ditahan, karena memang sudah lama diincar.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dandeni Herdiana (NET\Juli)

"Saya tidak kaget dengan penetapan sebagai tersangka dan ditahan, karena seperti Anda tahu saya sedang diincar terus oleh yang lagi berkuasa," ujarnya sebelum masuk mobil tahanan.

BACA JUGA:
Dahlan Iskan Terlibat Penjualan Aset BUMD Jatim
Akhirnya Dahlan Iskan Diperiksa Kejaksaan
Jual Aset Negara, Mantan Ketua DPRD Surabaya Ditahan
Pemeriksaan Kejagung: Jaksa Farizal Terima Rp 60 Juta

Dahlan akan menjalani penahanan di Rumah Tahanan Medaeng, Sidoarjo selama dua puluh hari kedepan. Penahanan terhadap Dahlan, menyusul rekannya, yang sudah lebih dulu dijebloskan ke rutan yakni, tersangka Wishnu Wardhana bekas Manajer Aset PWU. Wishnu yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya, kini mendekam di Rutan yang sama.

PT PWU adalah gabungan beberapa badan usaha milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dahlan sendiri adalah mantan Direktur Utama di PT PWU periode 2000 hingga 2010. 

Kasus penggelapan aset PT PWU diusut Kejati Jatim pada 2015 lalu. Diduga, terjadi penjualan aset PWU di Kediri dan Tulungagung yang dilaksanakan secara curang. Penjualan itu sendiri terjadi pada tahun 2003.

JULI SUSANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments