EDITOR : REZA ADITYA

26 Oktober 2016, 10:35 WIB

INDONESIA

Ipang, hanya bisa pasrah setelah mengetahui ribuan ekor ayam petelur yang diternaknya mati lantaran terseret arus banjir. Peternak yang tinggal di Dusun Panroko, Kelurahan Bumi Harapan, Kota Parepare, Sulawesi Selatan itu pun harus menanggung kerugian sekitar ratusan juta rupiah.

"Penyebabnya hujan deras sampai air meluap," kata Ipang, Rabum, 26 Oktober 2016. "Air masuk ke kandang dan diperkirakan sekitar 5000 ekor mati ayam milik kami mati."

Kandang Ayam Peternak yang Diterjang Banjir di Parepare (NET Citizen Journalist/Roedy Hartono)

 

Derasnya luapan air Sungai Karajae akibat hujan deras yang mengguyur kota itu sejak Selasa malam membuat tembok penahan area kandang ternak milik Ipang roboh. Akibatnya tiga kandang besar yang berisi kurang lebih lima ribu ekor ayam pun ambruk dan terendam air.

Satu kandang yang isinya 1700 ayam petelur pun bahkan hanyut terbawa arus banjir yang deras. Ipang terpaksa harus mengubur bangkai ayam itu di peternakan milikinya. Untuk mengantisipasi banjir susulan, Ipang dan peternak lainnya yang berada di sekitar Sungai Karajae memindahkan hewan ternaknya ke tempat yang lebih aman. 

Ayam Peternak Parepare Mati (NET Citizen Journalist/Roedy Hartono)

 

Kini Ipang berharap pemerintah setempat turun tangan menutup kerugian yang ditanggungnya. Musababnya, Ipang menilai musibah banjir yang terjadi di daerahnya merupakan tanggung jawab pemerintah.

ROEDY HARTONO (NET CITIZEN JOURNALIST)

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments