hero
Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (NET\Yudha)

EDITOR : OCTOBRYAN

18 Oktober 2016, 20:15 WIB

KOTA SURABAYA, INDONESIA

Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mendapati Dahlan Iskan terlibat penjualan aset PT Panca Wira Utama, Badan Usaha Milik Daerah, Pemerintah Propinsi Jawa Timur. 

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejati Jatim, Dandeni Herdiana mengatakan pengakuan itu didapat setelah pihaknya mencecar Dahlan Iskan dengan 38 pertanyaan selama 9 jam pemeriksaan, Senin, 17 Oktober, kemarin.

Dahlan Iskan jalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

"Direktur utama perusahaan pasti mengetahui kalau aset perusahaan dijual. Itu yang sedang kita gali," ujarnya, Selasa, 18 Oktober 2016.

Dandeni melanjutkan, pihaknya sudah menemukan keterkaitan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu pada penjualan dua aset yang dipermasalahkan tersebut. Namun, penyidik masih berupaya mencari bukti-bukti terkait dugaan unsur melawan hukum dalam penjualan aset PT PWU.

Kasie Pidsus Kejati Jatim Dandeni Herdiana memberikan keterangan pers kepada wartawan (NET\Yudha)

"Apakah penjualan aset itu hanya dilakukan oleh tersangka Wisnu Wardhana? direktur utama perusahaan pasti mengetahui kalau aset perusahaan dijual. Itu yang sedang kita gali," tambahnya.

Selain Dahlan, Kejati Jatim juga memanggil Direktur Utama PT Sempulur Adi Mandiri (SAM) Oetojo Sarjono dan eks Dirut SAM, Santoso. Namun keduanya tidak memenuhi panggilan kejaksaan. Kedua orang ini disebut saksi penting terkait untuk memastikan peran Dahlan Iskan. 

BACA JUGA:
Akhirnya Dahlan Iskan Diperiksa Kejaksaan
Jual Aset Negara, Mantan Ketua DPRD Surabaya Ditahan
Pemeriksaan Kejagung: Jaksa Farizal Terima Rp 60 Juta
Kejaksaan Geledah BPN Jaksel Terkait Penjualan Lahan Pemprov DKI

Diketahui, PT PWU adalah gabungan beberapa badan usaha milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dahlan sendiri adalah mantan Direktur Utama di PT PWU periode 1999 hingga 2009. 

Mantan manager aset PT PWU Wisnu Wardhana ditetapkan sebagai tersangka korupsi aset daera (NET\Yudha)

Wisnu Wardhana ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan 33 aset milik PT PWU dengan nilai total Rp 900 miliar. Sejauh ini aset yang bermasalah hasil pemeriksaan kejaksaan ada di Kediri dan Tulungagung. 

Diduga sejumlah aset itu dilepas di bawah harga pasaran dan nilai jual objel pajak yang resmi. Kejaksaan juga mencium adanya kejanggalan dan penyelewengan.

Dahlan sendiri tidak berkomentar banyak ketika memasuki Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mantan Menteri BUMN itu hanya menebar senyum kepada awak media yang menantinya dan mengatakan diperiksa sebagai saksi.

YUDHA WARDANA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments