hero

EDITOR : OCTOBRYAN

16 Oktober 2016, 19:00 WIB

THAILAND

Suasana duka masih menyelimuti negeri gajah putih. Ribuan warga penuhi Istana kerajaan Thailand untuk antre menandatangani buku belasungkawa. Satu persatu warga dari berbagai kalangan di Thailand bergantian mengisi buku. Bahkan pihak Istana menyediakan fasilitas kendaraan gratis hingga ke pelosok untuk warga yang ingin hadir ke Istana untuk mengisi buku duka untuk Raja Bhumibol.

Sementara itu, Polemik politik siapa pengganti Raja Bhumibol Adulyadej nampaknya tidak menjadi bahan perbincangan masyarakat. Rakyat Thailand percaya atas keputusan yang diambil keluarga raja.

Warga Thailand penuhi seberang Istana Thailand (NET/Wibisono)

Bagi warga Thailand, sosok Raja Bhumibol adalah pemersatu dan pembawa perdamaian. Ketika politik negeri Siam ini bergolak, Raja Bhumibol lah yang keluar sebagai solusi. Ia mendamaikan faksi-faksi politik yang ada.

"Tidak penting cepat atau lambat karena situasi sekarang sangat sensitif. Semua orang cinta kerajaan dan kami pikir waktu yang terbaik untuk keluarga raja adalah waktu terbaik bagi kami," ujar Yanisa Onkwuttivate, warga Thailand, Minggu, 16 Oktober 2016.

Warga Thailand penuhi seberang Istana Thailand (NET\Wibisono)

Kepercayaan masyarakat kepada keluarga raja sangat tinggi. Maklum saja, selama Raja Bhumibol Adulyadej berkuasa, dirinya selalu memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi warganya. Harapan itu tertumpu pula pada penggantinya kelak.

"Warga Thailand percaya pada kerajaan. Kami tidak tergantung kapan waktu penobatan putera mahkota Pangeran Vajiralongkorn. Dia ditunjuk sebagai pengganti raja saja kami sudah senang," ujar Sudarat Suksanit, 53 tahun, di depan Istana Thailand.

BACA JUGA:
Begini Situasi Thailand Pasca Raja Wafat
Ini Calon Raja Thailand yang Eksentrik
Begini Negeri Gajah Putih Berduka
Raja Thailand Wafat

Menurut Konstitusi Thailand, hanya laki-laki yang bisa menjadi Raja. Mendiang Raja Bhumibol dan Ratu Sirikit diketahui memiliki empat anak. Yaitu Putri Ubolratana Rajakanya sebagai anak pertama (lahir 5 April 1951), anak kedua Pangeran Maha Vajiralongkorn (lahir 28 Juli 1952), lalu Putri Maha Chakri Sirindhorn (lahir 2 April 1955) dan anak bungsu Putri Chulabhorn Walailak (lahir 4 Juli 1957).  

Artinya, Pangeran Maha Vajiralongkorn lah yang akan menggantikan ayahnya. Namun sang pangeran masih belum bersedia naik tahta dan meminta perdana menteri untuk  menunda penobatan dirinya sebagai raja. Alasannya karena dirinya masih berduka dan menghargai rakyatnya yang bersedih.

Untuk sementara, tampuk kepemimpinan Raja Bhumibol akan digantikan oleh mantan Perdana Menteri Prem Tinsulanonda hingga penobatan sang Putra Mahkota Vajiralongkorn diresmikan sebagai raja. Hal tersebut berdasarkan konstitusi Thailand dalam masa tidak ada pengganti raja.

WIBISONO NOTODIRDJO | FITRIADI ANGGA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments