hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

14 Oktober 2016, 15:05 WIB

INDONESIA

Universum, sebuah perusahaan jasa penelitian dan konsultasi dunia, baru-baru ini merilis 14 daftar perusahaan di Asia Pasifik paling diminati oleh pelajar di kawasan tersebut. 

Universum melakukan survei kepada 117 ribu mahasiswa jurusan bisnis yang berasal dari delapan negara ekonomi terbaik di Asia Pasifik, antara lain: Cina, Australia dan Selandia Baru. Mereka diminta mengurutkan perusahaan impian yang paling dicita-citakan.

Kira-kira perusahan apa saja, yang menjadi tempat impian mereka untuk bekerja? Berikut daftarnya:


14. Unilever

Unilever adalah induk dari 400 anak perusahaan yang tersebar di seluruh dunia. Perusahaan yang memproduksi produk rumah tangga ini menjalankan roda bisnisnya dari Rotterdam, Belanda dan London, Inggris. Produk andalan mereka antara lain: bahan makanan instan, minuman, sabun pembersih dan alat perawatan pribadi.

 

Sumber: Business Insider


13. J.P Morgan

Dengan pendapatan tahunan mencapai 100 miliar dolar Amerika Serikat. Menjadikan J.P Morgan sebagai salah satu bank terbesar di dunia. Di Asia perusahaan ini cukup diperhitungkan. J.P Morgan merupakan salah satu perusahaan asing yang beroperasi di Cina dan mampu bertahan selama 95 tahun.

Sumber: Business Insider


12. The Boston Consulting Group (BCG)

Di Asia Tenggara BCG memiliki 200 konsultan bisnis yang tersebar di Bangkok, Ho Chi Minh City, Jakarta, Kuala Lumpur  dan Singapura. BCG menawarkan jasa konsultasi, mulai dari strategi bisnis hingga pengembangan perusahaan. Beberapa jenis perusahaan yang menggunakan jasanya antara lain: consumer goods, energi, jasa keuangan, industri, media dan telekomunikasi.

Sumber: Business Insider

 

11. Microsoft

Perusahaan asal Silicon Valey ini dikenal dengan waktu kerja yang fleksibel. 40 persen karyawan Microsoft bekerja dari rumah. Selain itu, untuk urusan teknologi perangkat lunak komputer, perusahaan ini adalah yang nomor satu.

Sumber: Business Insider


10. KPMG

KPMG adalah perusahaan yang bergerak dibidang audit, perpajakan dan konsultan keuangan. KPMG mempekerjakan lebih dari 170 ribu karyawan yang tersebar di 144 negara. Pada tahun 2005, perusahaan yang berkantor pusat di Amsterdam ini membukukan laba sebesar 15,7 miliar dolar Amerika Serikat. KPMG adalah salah satu anggota the Big Four Auditors, bersama Pwc, Ernst & Young dan Deloite.

Sumber: Business Insider


9. L'Oreal Group

L'Oreal adalah perusahaan kosmetik terbesar di dunia. Pada tahun 2015, perusahaan yang berbasis di Clichy, Hauts-de-Seine, Prancis ini membukukan keuntungan sebesar 22 miliar dolar Amerika Serikat. 

Universum menyebut L'Orea pandai berkomunikasi dengan kaum muda. Terutama melalui media sosial. Mereka berkomunikasi melalui LinkedIn, Facebook, Instagram dengan beragam pesan. Ini menggambarkan cara mereka bekerja. Sehingga banyak akan muda tertarik bekerja di sana.

Sumber: Business Insider


8. Deloitte 

Perusahaan yang berbasis di New York ini masuk kedalam empat besar perusahaan audit terbesar di dunia. Ia juga merupakan perusahaan jasa profesional terbesar kedua di dunia setelah PricewaterhouseCoopers (Pwc). Tak heran jika Deloitte menjadi incaran jutaan pencari kerja.

Sumber: Business Insider

 

7. PricewaterhouseCooper

Tidak heran jika mahasiswa jurusan bisnis mengantre untuk bekerja di perusahaan ini. PwC menduduki urutan teratas sebagai perusahaan audit terbaik di dunia selama tujuh tahun berturut-turut. PwC beroperasi di 157 negara dengan karyawan sejumlah 208 ribu orang. 

Menurut Claudia Tattanelli, Global Director Universum, PwC selalu memberikan kesan yang baik disetiap kegiatan yang melibatkan orang luar. Seperti cara memperlakukan karyawan magang, berbicara di bursa kerja hingga presentasi di kampus-kampus.

Sumber: Business Insider

 

6. Ernst & Young

Ernst & Young adalah perusahaan jasa profesional terbesar ketiga di dunia. Perusahaan ini didirikan oleh Harding  dan Pullein pada tahun 1849 di London, Inggris. Pada tahun 1989 perusahaan Ernst & Whinney bergabubg dengan Arthur Young & Co sehingga lahir EY yang sekarang. Saat ini EY memiliki 210 ribu karyawan di 700 kantor cabang yang tersebar di seluruh dunia.

Sumber: Business Insider

 

5. Proctor & Gamble

Masyarakat mungkin tidak lupa, saat P&G menyeponsori Olimpiade Rio 2016. Tapi itu hanya sebagian kecil. P&G adalah nama besar dari beberapa produk ternama seperti Oral B dan Head & Shoulder.

8 persen penjulan bersih P&G berasal dari Asia Pasifik. Saat ini perusahaan asal Ohio, Amerika Serikat tersebut sedang bersaing dengan Unilever dalam memperubutkan pangsa pasar terbesar produk rumahan di Asia.

Sumber: Business Insider


4. Goldman Sachs

Goldman Sach adalah sebuah bank investasi dunia dan perusahaan jasa keuangan. Bank yang berkantor di New York ini memiliki 34 ribu orang karyawan. Pada tahun 2013, Goldman Sach menduduki urutan 74 sebagai perusahaan terbaik versi majalah Fortune 500. Pada saat itu GS membukukan pendapatan sekitar 40 miliar dolar Amerika Serikat.

Sumber: Business Insider

 

3. McKinsey & Company

Sebagian besar daftar nama CEO terbaik dalam majalah Fortune 500 adalah bekas karyawan McKinsey. Antara lain: Sundar Pichai, CEO Google; Sheryl Sandberg, COO Facebook dan Morgan Stanley, CEO J.P Morgan.

Menurut Universum siapapun yang pernah berkarir di McKinsey akan melesat karirnya jika berpindah ke perusahaan lain.

Sumber: Business Insider

 

2. Apple

Sejak didirikan pada tahun 1976, Apple dikenal sebagai perusahaan paling bernilai di dunia.  Bahkan sebagian konsumennya menganggap Apple sebagai agama kedua.

Meskipun didorong untuk bekerja keras, nampaknya karyawan Apple lebih memilih untuk tetap bersemangat. Mereka dimanjakan dengan gaji dan tunjangan yang besar, diskon untuk semua produk apple, bir dan makanan yang enak.

Sumber: Business Insider

 

1. Google

Google memberikan fasilitas mewah yang melimpah untuk karyawannya. Mereka dapat menikmati makan siang, pijat, pusat kebugaran dengan gratis setiap hari. Selain itu Google juga memberikan tunjangan ketika karyawannya ingin pergi berlibur. 

Menurut Joao Araujom Manajer Universum, Google tidak mencari bakat yang dimiliki oleh karyawan. Yang ia cari adalah orang baru dengan beragam ide dan pandangan yang bisa membawa perusahaan itu ke arah yang berbeda dengan perusahaan lain.

Sumber: Business Insider

 

BUSINESS INSIDER

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% (total_main_comment < 1 ? 'No' : total_main_comment) + (total_main_comment < 2 ? ' Comment':' Comments') %>
<% latestComment.user.name %>
  • reply
  • <% child_comment.user.name %>
    • reply
View <% (latestComment.total_child - 5) == 1 ? "the last one comment" : (latestComment.total_child - 5) + " more comments" %> ...
View More Comments
<% oldestComment.user.name %>
  • reply
  • <% child_comment.user.name %>
    • reply
View <% (oldestComment.total_child - 5) == 1 ? "the last one comment" : (oldestComment.total_child - 5) + " more comments" %> ...