hero
Puting Beliung rusak rumah warga di Pangandaran, Jawa Barat (NET\Yopi)

EDITOR : OCTOBRYAN

13 Oktober 2016, 00:50 WIB

KABUPATEN PANGANDARAN, INDONESIA

Angin puting beliung menyapu wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu, 12 Oktober 2016. Satu warga tewas tersambar petir dan ratusan rumah mengalami kerusakan di Kecamatan Parigi.

Puting beliung itu memorak-porandakan rumah-rumah di dua desa, yakni Desa Parigi dan Karang jaladri, Kecamatan Parigi. Desa Karang jaladri adalah wilayah yang paling parah terdampak bencana alam itu.

Rumah warga rusak akibat angin puting beliung di Desa Parigi, Pangandaran, Jawa Barat (NET\Yopi)

Menurut keterangan warga, angin puting beliung ini datang dari arah pantai Pangandaran yang mengarah ke pemukiman warga di dua desa tersebut. 

"Kejadian hanya 5 menit, berawal dari hujan rintik dengan petir besar. Angin kencang itu datang dari arah laut," ujar Icep, warga desa Parigi, Rabu, 12 Oktober 2016.

Rumah warga rusak akibat angin puting beliung di Desa Parigi, Pangandaran, Jawa Barat (NET\Yopi)

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pangandaran Nana Ruhena mengatakan angin kencang itu melanda kawasan Kecamatan Parigi sekitar pukul 14.00 WIB.

"Total sekitar 278 bangunan rusak, ini masih di data sementara," kata Nana.

BACA JUGA:
Waspada Curah Hujan Tinggi di Beberapa Daerah
#PrayForGarut Banjir Bandang yang Merenggut Belasan Orang
Melihat Bagaimana Bangsa Lain Bersiap Menghadapi Situasi Bencana
Tiga Tewas Tertimbun Longsor Galian Tambang

Pendataan daerah dan bangunan yang terdampak, kata dia, masih terus dilakukan bersama unsur terkait. "Kami akan rapat dan mendata secara riil termasuk nama pemiliknya," tambahnya.

Rumah warga alami kerusakan terdampak angin puting beliung di Pangandaran (NET\YOPI)

Ia menyampaikan, sementara waktu jajarannya melakukan penanggulangan dengan mengevakuasi warga yang rumahnya rusak. BPBD juga telah menyiapkan tenda pengungsian, mendirikan dapur umum untuk para pengungsi.

Sementara itu, pihaknya juga mencatat satu orang bernama Ade Jaju, 40 tahun, warga desa Parigi. Korban ditemukan meninggal dunia setelah tersambar petir yang datang bersamaan dengan hujan dan puting beliung.

"Kami melakukan evakuasi secara gotong royong. Kemudian untuk rumah warga kami akan bersihkan secara bertahap," katanya.

Badan Meterorologi Klimatologi dan Geofisika sebelumnya meminta warga Jawa Barat untuk waspada karena potensi hujan lebat dan angin kencang masih akan terjadi di wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Sukabumi hingga beberapa hari kedepan.

Sebelumnya, Kabupaten Pangandaran diterjang bencana alam tanah longsor dan banjir bandang hingga memutus akses jalan utama Pangandaran-Ciamis.

YOPI ANDREAS

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments