hero
Kontrakan Deni Siregar dan Mut Mainah. Mutilasi bayi. (NET/Teo)

EDITOR : REZA ADITYA

5 Oktober 2016, 11:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Brigadir Jenderal Suntana mengatakan lembaganya hingga kini kesulitan memeriksa Mut Mainah, ibu yang membunuh dan memutilasi anak bayinya di Cengkareng, Jakarta Barat. Iin, sapaan Mut Mainah, diduga masih mengalami depresi berat.

"Untuk sementara kami belum bisa memberikan kesempatan itu karena takut mempengaruhi proses penyidikan," kata Suntana, Rabu, 5 Oktober 2016. "Tapi insha Allah apabila sudah selesai, polisi akan memberikan kesempatan."

Iin hingga kini masih diperiksa kejiwaannya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Meski belum memeriksanya, polisi sudah menetapkan Iin sebagai tersangka. Iin dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara lantaran memutilasi anak kandungnya.

Kuburan Arjuna, anak Mut Mainah yang dimutilasi (NET/Teo)

 

"Polisi sudah melakukan penyidikan sesuai prosedur pemeriksaan," kata dia. "Sudah juga dilakukan penahanan. Jika semuanya sudah lengkap akan kami sampaikan."

Iin membunuh putra bungsunya, Arjuna pada Minggu, 2 Oktober 2016 lalu. Perempuan 28 tahun itu memutilasi bayi yang berusia 1 tahun  di kamar tidurnya dalam sebuah kontrakan petak. Ketika ditemukan, Iin dalam kondisi telanjang dan duduk terdiam di kasur.

Apa yang dilakukan Iin diduga dipicu dari tekanan batin yang lama terpendam akibat masalah dengan suaminya. Komala, ibu kandung Iin, mengisahkan saat menikah dengan Ajun Inspektur Dua Deni Putra Siregar, anaknya itu diduga mulai depresi.

Menurut Komala, Iin depresi dalam kehidupan perkawinannya dengan Deni. Mulai dari dilarang keluar rumah, hingga minimnya uang bulanan yang diberikan kepadanya. "Tekanan batinnya dunia akhirat," kata Komala.

LUKY FITRIANI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments