hero

EDITOR : DEWI RACHMAYANI

29 September 2016, 18:10 WIB

BALI, INDONESIA

Sampah, masalah pelik buat lingkungan, apalagi sampah plastik dan kaleng yang sulit terurai. Namun, buat sekelompok pemuda di Desa Panji, Buleleng, Bali, sampah diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Mereka membuatnya jadi miniatur vespa.

Berbahan kaleng bekas, kardus, lem dan plester, tangan-tangan terampil mengubahnya menjadi karya miniatur yang mirip bentuk aslinya. “Kerumitannya pas nempel saja karena kaleng sangat tipis. Berburu dari nasabah bank sampah. Ambil yang masih bisa kita gunakan,” tutur Kadek Robin, pembuat miniatur vespa.

Memilah kaleng bekas (NET/ Putu Wijana)

Sepulang sekolah, anak-anak Desa Panji berkumpul dan salurkan kreativitas untuk menambah uang saku. Dalam sehari, mereka mampu hasilkan 4 sampai 5 vespa mini. Harganya, 30 ribu rupiah.

Peminatnya, banyak datang dari luar kota, seperti Denpasar dan Singaraja. Untuk promosiin karyanya, mereka gunakan media sosial.

Miniatur Vespa

Sampah yang sebelumnya tak bernilai, di tangan kreatif para pemuda Buleleng menjadi karya yang hasilkan rupiah.

PUTU WIJANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments