hero
Fasilitas dan infrastruktur sekolah rusak terdampak banjir di Garut (NET/Ervand)

EDITOR : OCTOBRYAN

28 September 2016, 00:10 WIB

GARUT, INDONESIA

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir bandang.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan perpanjangan masa tanggap darurat dilakukan karena masih banyaknya jumlah korban banjir yang belum ditemukan.

"Pemda akan memperpanjang masa darurat ini selama 14 hari. Perlu waktu panjang tangani korban bencana," ujarnya, Selasa, 27 September 2016.

Satgas Banjir Garut perpanjang masa tanggap darurat (NET/Ervand) 

Selain itu, rusaknya sejumlah peralatan kegiatan belajar siswa seperti bangunan sekolah yang ambruk dan belum dapat beroperasinya fasilitas rumah sakit akibat terdampak banjir bandang membuat Pemkab Garut  harus melakukan validasi data dengan mengecek langsung tiap korban banjir.

"Pekerjaan yang belum selesai cukup banyak,” ujar Helmi.

Helmi menambahkan korban banjir bandang Garut nantinya akan direlokasi ke rumah susun. Namun, hal tersebut masih dalam pembahasan pemerintah pusat dengan Kementerian Sosial. Saat ini, sekitar 500 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal dan masih mengungsi di tempat hunian sementara.

Korban banjir Garut di pengungsian (NET/Ervand) 

Sementara itu, Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Bandung Riyadi mengatakan akan memfokuskan zona pencarian korban banjir bandang di wilayah waduk Jati Gede, Sumedang. 

"Beberapa waktu lalu kita menemukan 6 korban di waduk Jati Gede. Esok kita fokuskan disana, akan kami kerahkan eskavator apung," ujarnya.

Hingga saat ini, tercatat korban meninggal dunia sebanyak 34 orang dan 19 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

ERVAND LUGINA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments