hero
Ombudsman sidak pelayanan e-KTP di Kota Tanggerang, Kamis, 22 September 2016.

EDITOR : OCTOBRYAN

22 September 2016, 21:20 WIB

BANTEN, INDONESIA

Sejumlah pelanggaran ditemukan Ombudsman saat melakukan inspeksi mendadak proses perekaman elektronik KTP di Tanggerang, Banten.

Dalam peninjauan itu, Ombudsman mendapati temuan seperti blanko habis, antrean panjang,  waktu layanan yang dibatasi, dan hilangnya nomor Induk Kependudukan (NIK) milik warga.

Wakil ketua Ombudsman, Lely  Pelita Sari mengatakan sidak ini terkait laporan masyarakat soal carut marutnya proses perekaman elektronik KTP di sejumlah daerah. 

Ombudsman sidak pelayanan e-KTP di Kota Tanggerang, Kamis, 22 September 2016.

"Kita temukan beberapa permasalahan dalam proses rekaman e-KTP, terutama keterbatasan masalah blanko," ujarnya di Tanggerang, Kamis, 22 September 2016.

Selain itu, kurangnya sosialisasi pemerintah membuat banyak warga kehilangan NIK dari KTP lama. Hal itu membuat warga tidak bisa membuat e-KTP.

"Ada masyarakat yang hilang NIK karena tidak update selama lima tahun. Itu mungkin tidak tersosialisasi pada masyarakat," tambahnya.

Jayanti, warga Kecamatan Cikokol, Kota Tanggerang, mengaku mengetahui NIK-nya hilang saat mau membuat e-KTP. Untuk menghidupkan kembali NIK, Dirinya mengaku harus membuat Kartu Keluarga dengan syarat akta lahir, surat nikah, dan ijazah.

"Saya sudah antri dari jam 6 di kecamatan. Pas mau diperbaiki, NIK saya tidak timbul. Salah saya apa?" keluhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tanggerang Erlan Sunarlan tidak menampik soal 400 ribu warga Tanggerang belum membuat e-KTP. Jumlah itu, lanjut Erlan, tidak akan tercapai pada batas waktu akhir perekaman e-KTP yang telah ditentukan Kementerian Dalam Negeri pada 31 September mendatang.

"Dengan asumsi 2000 orang perhari, saya rasa sulit terkejar target itu," ujarnya.

DIMAS ARIEF

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments