hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

21 September 2016, 21:40 WIB

INDONESIA

Ribuan bidan desa berstatus pegawai tidak tetap (PTT) berkumpul di Istana Presiden, Jakarta, Rabu, 21 September 2016. Bidan yang berasal dari seluruh Indonesia ini menuntut agar Presiden Joko Widodo segera mengangkat mereka sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Aksi ini buntut penundaan pengumuman tes seleksi CPNS yang diadakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. Tanggal tujuh September Kemenpan-RB mengeluarkan surat penundaan pengangkatan bidan sebagai PNS. Dalam surat tertera keputusan ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan dan menunggu persetujuan oleh Presiden Jok Widodo.

Bidan berunjuk rasa di Istana Presiden Jakarta (Radika Kurniawan/ NET)

Tiga hal tuntutan mereka kepada pemerintah adalah melakukan pengumuman terbuka terhadap 42 ribu CPNS, memastikan keterlibatan KPK dalam proses rekruitmen CPNS dan tanggal 1 Januari mereka sudah menjalankan prioritas program kesehatan nasional sebagai pegawai negeri sipil.

"Kami tinggal menjalani pengangkatan. Janganlah lagi ada penundaan," ungkap Irma, seorang bidan yang ikut berdemo.

Berdasarkan data dari Kemenpan-RB, sedikitnya terdapat 42 ribu bidan desa berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Usaha pemerintah memperjuangkan nasib mereka terkendala dengan banyaknya bidan yang berusia diatas 35 tahun. Pemerintah tidak memiliki landasan hukum mengangkat bidan berusia lanjut.

RADIKA KURNIAWAN
 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments