hero

EDITOR : REZA ADITYA

21 September 2016, 15:30 WIB

INDONESIA

Peneliti politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, mengatakan pasangan calon lain di pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 akan  sulit menandingi kekuatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Arya menilai elektabilitas Ahok-Djarot dianggap masih tinggi. Selain itu, kedua pasangan calon yang baru saja didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum Jakarta itu memiliki kekuatan dan basis suara yang cukup besar.

"Ditambah setelah adanya dukungan dari PDI Perjuangan kemarin," kata Arya, kepada NET, Rabu, 21 September 2016. "Tapi tidak menutup kemungkinan ada celah bagi pesaing Ahok-Djarot jika ingin memenangkan pilkada 2017."

Celah yang dimaksud adalah dengan melakukan pendekatan kepada swing voters. Swing voters ini adalah pemilih yang mengambang alias berpindah-pindah terhadap pilihan calonnya pada pemilihan umum. 

 

Arya memprediksi pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 nanti akan banyak swing voters. Indikatornya adalah banyaknya pihak yang kecewa PDI Perjuangan tak menempatkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

"Ini bisa dimanfaatkan oleh pesaing Ahok. Pertama adalah melihat peralihan suara Risma ke mana dan bisa mengambil suara dari situ," kata Arya. Meskipun, ujar dia, hasil survei beberapa lembaga politik menempatan prediksi Risma jika maju sebagai gubernur masih jauh di bawah Ahok.

PDI Perjuangan, Golkar, NasDem dan Hanura mendukung pencalonan Ahok-Djarot maju pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Rabu siang tadi, kedua pasangan calon petahanan itu mendaftarkan diri ke KPU Daerah Jakarta. Didampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan perwakilan tiga partai lainnya.

 

Sedangkan pesaing Ahok, yang mengatasnamakan koalisi kekeluargaan Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) masih belum menentukan pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta.

Beberapa nama seperti Sandiaga Uno tetap bertahan dicalonkan dari Gerindra. Nama bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan pun dikabarkan akan didampingi dengan Sandiaga. Namun, belum ada kepastian hingga saat ini.

REZA ADITYA | IMS

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments