hero

EDITOR : OCTOBRYAN

9 September 2016, 01:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo sudah membentuk tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu periode 2017-2022.

Ketua tim seleksi, Saldi Isra menyatakan pihaknya membuka peluang bagi siapa saja yang akan menjadi komisioner penyelenggara dan pengawas pemilu tersebut untuk periode mendatang.

"Kami persilakan bagi WNI untuk mendaftar," ujarnya di kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 9 September 2016.

Pada rapat pertama ini, tim seleksi menyepakati tiga hal. Saldi Isra mengatakan, tim seleksi sepakat menargetkan akhir Februari tahun depan proses seleksi selesai, sehingga didapatkan nama-nama calon yang memenuhi persyaratan. 

"Karena ada tiga tahap yang akan dilakukan. Pertama, membuka pendaftaran calon dan diumumkan yang memenuhi syarat, selanjutnya tahap wawancara dan hasilnya akan disampaikan ke Presiden," beber Saldi.

Selain dilakukan secara umum, pakar hukum tata negara itu menuturkan tim seleksi juga akan menyiapkan proses undangan untuk orang yang dianggap memiliki kompetensi. Meski begitu, Saldi menegaskan semua akan melewati proses yang sama. 

"Bahwa, tidak ada jaminan semuanya lulus dengan mudah. Harus tetap mengikuti persyaratan yang berlaku," ucapnya. 

Saldi juga memberitahukan beberapa kriteria untuk menjadi anggota penyelenggara pemilu. Ia mengatakan, ada dua hal penting yang harus dimiliki oleh seluruh calon. Pertama, kepemimpinan; dan kedua, independensi.

Selanjutnya, tim seleksi akan kembali rapat Kamis pekan depan, untuk membicarakan urutan kerja tim dan jadwal.

"Kami menyepakati kode etik di antara sesama tim seleksi pekan depan. Mungkin menambah sedikit atau mengoreksi dari kode etik yang sudah ada sebelumnya," papar Saldi.

Diketahui, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keppres no. 98 tahun 2016 tentang pembentukan tim seleksi. Nantinya, mereka akan bekerja untuk mencari pengganti tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum dan lima komisioner Badan Pengawas Pemilu periode 2017-2022.

Sebelas nama tim seleksi yang ditetapkan Presiden Joko Widodo adalah:

Ketua dan juga anggota : Prof. Dr. Saldi Isra,
Sekretaris dan juga anggota : Prof. Dr. Ramlan Surbakti
Sekretaris dan juga anggota : Soedarmo
Anggota : Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana
Anggota : Dr. Valina Singka Subekti M.Si
Anggota : Prof. Dr. Hamdi Muluk
Anggota : Nicolaus Teguh Budi Harjanto, M.A.,
Anggota : Dr. Erwan Agus Purwanto M.Si
Anggota : Prof. Dr. Harjono
Anggota : Ir. Betti Alisjahbana
Anggota : Prof. Dr. Komarudin Hidayat

MAYSITOH AZZAHRA

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments