hero

EDITOR : DEWI RACHMAYANI

9 September 2016, 17:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Sekarang, lagi ngetrend yang serba back to nature. Termasuk untuk urusan rumah. Nah, terkait alam dan rumah, desainer interior punya segudang ide yang gak abis-abis di-eksplore.

Seperti desainer muda Eko Priharseno. Terinspirasi dari lumut dan keindahan laut, Eko menghadirkan nuansa alam di sebuah informal living room. Kreasi utamanya, ia pusatkan pada cermin. Namanya, cermin lumut.

“Pembuatannya cukup sulit, karena lumut dan frame-nya dibuat oleh dua orang yang terpisah. Jadi saya buat frame dulu. Kacanya juga saya cari, kaca yang cembung. Kemudian ada frame besinya. Semua kita perhitungkan termasuk beratnya. Kemudian lumut dikeringkan dan diwarnai dengan cairan tertentu sehingga menghasilkan warna yang serupa dengan aslinya,” tutur Eko kepada NET.

Selain cermin lumut, daya tarik lain dari ruangan ini adalah dinding dan ceiling kayu. Warna cokelat pada kayu dimaksudkan sebagai warna tanah, tempat lumut tumbuh. “Ceiling ini saya buat dari kayu sungkai solid setebal 2 sentimeter yang dibuat dengan mesin khusus untuk membuat sodetan-sodetannya,” kata Eko.

Eko benar-benar total menonjolkan unsur  alam pada karyanya. Lihat saja dinding di ruangan ini.

 

 

Dinding merupakan perpaduan rak dan vertical garden. Di vertical garden, Eko menggunakan tanaman asli yang dapat tumbuh menjuntai ke bawah, “Ini sebenarnya wall system yang berfungsi dekoratif terhadap ruang. Kalau kita pajang full rak dari dinding ke dinding, kelihatan bosan, karena itu kita seling dengan vertical garden.”

Menarik ya?

 

Selain tumbuhan yang ada di daratan, Eko juga menghadirkan nuansa laut, terlihat dari beragam aksesori berbentuk terumbu karang yang ia buat sendiri. Mulai dari vas hingga standing lamp terumbu karang dibuat dari marmer. Sentuhan nuansa laut juga terasa di warna furnitur. Sofa sengaja didesain berwarna aqua blue, ruangan jadi berkesan ringan dan damai.

 

Eko bukan satu-satunya, ada banyak desainer yang terinspirasi alam. Ada juga Roland Adam. Sewaktu berkunjung ke Wakatobi di Sulawesi Tenggara, ia kepincut sama sunset-nya. Namanya juga desainer, dari sunset di Wakatobi, lahirlah kamar tamu unik yang Roland beri nama Wakatobi Purple.

“Saya melihat sunset di Wakatobi itu, warna ungu yang sebelumnya saya belum pernah liat. Jadi berdasarkan warna ungu itu, saya menciptakan ruangan ini, dan berkesan dalam laut, jadi warna-warnanya gelap. Karena ruangan kecil orang selalu bilang ruangan harus bernuansa terang supaya kelihatan lebih besar. Nggak juga! Sebagai interior desainer saya juga menentukan ruangan kecil dengan warna gelap juga bisa cozy,” tutur Roland.

Untuk bikin penghuninya makin berasa ada di laut, Roland juga memberi hiasan beragam kerang. Gak ketinggalan tanaman supaya ruangan makin semarak.

Kamarnya saja sudah indah, gimana kalau kita melihat sumber inspirasinya Roland langsung ya?

NET D’SIGN

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments