hero
Dua Paspor Arcandra.

EDITOR : TITO SIANIPAR

7 September 2016, 18:45 WIB

INDONESIA

Pemerintah memulihkan kembali status kewarganegaraan Arcandra Tahar, mantan Menteri ESDM. Surat keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang itu dikeluarkan pada 1 September 2016 lalu.

"Setelah diperiksa dan klarifikasi, saudara Arcandra Tahar tetap menjadi WNI sesuai dengan prinsip perlindungan maksimum," kata Menter Hukum dan HAM Yasonna Laoly, di Komisi III DPR, Rabu, 7 September 2016.

Arcandra usai dilantik di Istana, 27 Juli 2016. (setkab)

Menurut Yasonna, penetapan status WNI Arcandra karena yang bersangkutan sudah melepaskan kewarganegaraan Amerikanya pada Agustus 2016. Hal itu, kata Yasonna, sudah disahkan Department State of the United States of America pada 31 Agustus 2016.

Status WNI Arcandra sendiri, lanjut Yasonna, belum pernah dicabut oleh pemerintah. Pasalnya pencabutan kewarganegaraan harus melalui surat SK Menteri. Karena Arcandra sudah mencabut kewarganegaraan Amerikanya, maka pemerintah tidak mencabut status WNI Arcandra.

Pasalnya jika WNI Arcandra dicabut, maka pria kelahiran Padang, 10 Oktober 1970 itu tidak memiliki kewarganegaraan atau stateless. "Itu tidak boleh dan bertentangan dengan UU Kewarganegaraan," kata Yasonna.

Surat Yasonna soal Arcandra. (istimewa)

Arcandra dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said pada 27 Juli 2016 lalu. Tak berselang lama, dia ketahuan memiliki dua paspor, yakni Amerika dan Indonesia. Sontak hal itu mendapat reaksi keras dari publik.

Tak menunggu lama, Presiden Jokowi mencopot jabatan Arcandra pada 16 Agustus 2016. Kritikan bertebaran terhadap pemerintah. Salah satunya adalah tentang lemahnya proses seleksi sehingga seseorang yang berpaspor Amerika bisa lolos menjadi menteri.

Selepas kasus itu, pemerintah sendiri bertekad akan tetap membantu Arcandra memulihkan status WNI-nya. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan keahlian Arcandra masih dibutuhkan di Indonesia.

Arcandra saat ceramah di Al Azhar, 16 Agustus 2016. (NET/Octa)

Arcandra sendiri belum berkomentar soal kembalinya status WNI ini. Ketika ditemui di Masjid Al Azhar 16 Agustus 2016, Arcandra enggan berkomentar soal dua kewarganegaraannya itu. "Sudah ya," kata dia.

PRITA KUSUMA

BACA JUGA:
Ini Alasan Kenapa Status Arcandra Jadi Ramai
Arcandra Tahar Diberhentikan dari Jabatan Menteri ESDM
Komisi I DPR: Lantik Arcandra, Presiden Jokowi Kecolongan!
Ceramah di Al Azhar, Arcandra Diminta Pakai Bahasa Padang

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments